MURIANETWORK.COM – Ada agenda terselip di balik retret Kabinet Merah Putih yang digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor. Menurut sejumlah pengamat, pertemuan itu bukan sekadar acara seremonial belaka. Ada tujuan politis yang cukup kental di dalamnya.
Hendri Satrio, atau yang akrab disapa Hensat, seorang analis komunikasi politik, mengungkapkan hal itu kepada awak media pada Rabu, 7 Januari 2026 lalu. Ia meyakini, retret ini berfungsi ganda.
“Pertama, memang untuk melakukan evaluasi kabinet, terutama di tahun baru. Ini sekaligus menguji loyalitas kabinet juga,” ujar Hensat.
Namun begitu, ia menekankan bahwa poin terpenting dari pertemuan itu adalah konsolidasi. Presiden Prabowo, kata Hensat, perlu menyatukan lagi barisan menterinya untuk menghadapi tahun 2026 yang diprediksi tak akan mudah.
Artikel Terkait
Di Tengah Sorak Petani Karawang, Prabowo Sindir Elit yang Kerjanya Cuma Ngejek
Hensat Soroti Retret Kabinet: Evaluasi dan Uji Loyalitas Jelang 2026
Demokrat Tak Terima Maaf, Empat Akun Pendukung Jokowi Tetap Dipolisikan
Prabowo Didesak Evaluasi UU Cipta Kerja, Dinilai Gagal Penuhi Janji