Cadangan Beras 3,3 Juta Ton di 2026, Kunci Suksesnya Ada di Irigasi

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 04:15 WIB
Cadangan Beras 3,3 Juta Ton di 2026, Kunci Suksesnya Ada di Irigasi

Stok cadangan beras pemerintah diproyeksikan bakal mencapai angka yang cukup besar pada awal 2026. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut angkanya bisa menyentuh 3,3 juta ton. Sebuah target yang ambisius, tentu saja.

Namun begitu, Amran menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya soal angka. Ada faktor krusial di lapangan yang harus diperhatikan. "Faktor penentu keberhasilan ada pada peningkatan benih dan pupuk, juga dalam ketersediaan air," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat lalu.

Menurutnya, pengelolaan air yang tepat adalah kunci. Ketersediaan air irigasi yang terencana dan berkelanjutan bisa membantu petani mengoptimalkan masa tanam. Alhasil, risiko kekeringan di musim kemarau bisa ditekan dan produktivitas pun terdongkrak signifikan.

Di sisi lain, upaya konkret untuk memperbaiki infrastruktur air sudah berjalan. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto, menyebut pemerintah gencar melakukan pembangunan, rehabilitasi, hingga pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 2025. Kerja ini dilakukan secara masif dan terintegrasi.

Semua itu mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Inpres itu menjadi landasan untuk mempercepat segala perbaikan infrastruktur irigasi, khususnya di daerah-daerah yang sekitar 60 persen kondisinya dinilai kurang optimal.

"Dengan adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2025, pemerintah mempercepat perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi pada daerah irigasi yang sekitar 60 persen kondisinya kurang optimal dalam menyediakan air bagi persawahan,” jelas Hermanto.


Halaman:

Komentar