Kampus UIN Suska Riau akhirnya angkat bicara soal insiden mengerikan yang menimpa mahasiswinya, Faradilla Ayu Pramesti. Pelaku pembacokan, Raihan Mufazzar, dipastikan bakal dipecat. Begitu kata pihak kampus, menegaskan sikap tegas mereka.
Magfirah Ibu Abu Bakar, sang Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum, menjelaskan bahwa mereka sudah membentuk tim etik khusus untuk menangani kasus ini. Soal proses hukum, mereka serahkan sepenuhnya ke kepolisian.
“Kami sudah membentuk tim etik. Untuk masalah hukum kita serahkan ke pihak kepolisian,” ujarnya, Sabtu lalu.
Menurut Magfirah, keputusan resmi mengenai status Raihan sebagai mahasiswa akan keluar dalam waktu dekat. Tim etik masih bekerja, tapi hasilnya sudah bisa ditebak. Soalnya, tindakan pelaku dinilai sangat parah.
“Untuk di kampus ada namanya tim kode etik kampus. Kalau kita lihat pasalnya ini memang kesalahan berat,” lanjutnya.
“Tim sedang kerja dan bisa jadi rekomendasi akhirnya adalah diberhentikan atau DO.”
Dia tak menyembunyikan kekecewaannya. Perbuatan Raihan disebutnya telah mencoreng nama baik kampus. Lagi pula, cara pelakuannya dianggap kejam dan sudah terang benderang. Tak ada yang perlu diklarifikasi panjang lebar.
“Kita tidak mendahului tim etik independen,” katanya. Namun begitu, Magfirah yakin keputusan final tak akan lama. “Paling lama 1 bulan sudah keputusan karena tidak ada yang perlu diklarifikasi. Itu kan sudah jelas semua.”
Jadi, meski prosedur tetap dijalankan, akhir ceritanya sudah bisa ditebak. Raihan Mufazzar dipastikan tak lagi menjadi bagian dari kampus tersebut.
Artikel Terkait
Pelatihan Vokasional Kemensos Bangkitkan Kepercayaan Diri Difabel Pati Kini Hidup Mandiri dari Usaha Jahit
Kepulan Asap di Terminal 2 Bandara Soetta akibat Kendaraan Ground Handling, Aktivitas Penerbangan Normal
PBNU Resmi Tetapkan Ponpes Al Falah Ploso sebagai Tuan Rumah Munas dan Konbes 2026
Media Singapura Soroti Viral Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Buatan AI, Disebut Cermin Unik Wacana Politik Indonesia