Proyek di Aceh Tamiang sendiri sudah digarap sejak akhir Desember tahun lalu. Tahap awal ini menargetkan 600 unit yang dibangun di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru. Cukup banyak, tapi ini baru permulaan.
Soalnya, target pemerintah jauh lebih besar. Lewat Danantara, mereka ingin menyelesaikan 15.000 unit rumah dalam waktu hanya tiga bulan! Wilayah cakupannya meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat semua daerah yang terdampak bencana baru-baru ini. Harapannya, program ini bisa jadi pemacu pemulihan, bukan cuma fisik tapi juga sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Di sisi lain, hunian ini nggak cuma sekumpulan rumah yang berdiri sendiri-sendiri. Kawasannya didesain agar ada ruang untuk bersosialisasi. Ada dapur bersama, toilet umum, dan area bermain untuk anak-anak. Juga disediakan musala, yang selain untuk ibadah, bisa jadi titik kumpul warga untuk saling menguatkan.
Pembangunan yang cepat dan fasilitas yang cukup komplet ini diharapkan bisa menjadi titik terang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Langkah konkret untuk bangkit kembali.
Artikel Terkait
Manufaktur Pacu Ekonomi Singapura Tumbuh 5,7% di Akhir 2025
Starlink Turunkan Ribuan Satelit Demi Hindari Tabrakan di Orbit
Wajib Pajak, Catat! Ini Langkah Bayar dan Lapor SPT Tahunan 2026
Manufaktur Indonesia Tembus Lima Bulan Ekspansi Beruntun