Di sisi lain, arus menuju Merak lewat GT Cikupa tercatat 446.404 kendaraan. Kenaikannya tipis, hanya 0,22 persen. Sementara arus ke Puncak melalui GT Ciawi sebanyak 361.186 kendaraan, mengalami peningkatan 5,91 persen.
Menariknya, pergerakan keluar masih berlangsung bahkan di hari pasca-Natal. Pada periode H 1 atau Jumat malam hingga Sabtu pagi, arus keluar di empat GT utama masih mencapai 176.131 kendaraan. Angka ini naik 4,48 persen dibanding normal.
Rivan juga mengamati adanya pola pergerakan sebaliknya.
"Masih terjadi pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H 1 Natal 2025. Di sisi lain, Jasa Marga juga sudah melihat adanya pergerakan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada H 1 Natal 2025. Jasa Marga mencatat arus lalu lintas di 4 GT Utama, sebanyak 153.529 kendaraan atau naik 6,78 persen dari lalu lintas normal," ujarnya.
Menyikapi hal ini, Jasa Marga mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Mereka disarankan memanfaatkan informasi lalu lintas real-time, misalnya melalui aplikasi Travoy. Persiapan kendaraan dan fisik pengemudi harus jadi prioritas. Jangan lupa, manfaatkan waktu istirahat di rest area, pastikan BBM dan saldo e-money cukup, serta taati semua rambu dan arahan petugas di lapangan. Perjalanan panjang butuh kewaspadaan ekstra.
Artikel Terkait
Instagram Uji Coba Fitur Berlangganan untuk Tonton Stories Diam-diam
Harga BBM Non-Subsidi di Jakarta Masih Stabil, Tak Ada Kenaikan
DPR Desak Penarikan Pasukan Perdamaian TNI dari Lebanon Usai Serangan Israel
KPK: Hampir 95 Ribu Pejabat Belum Laporkan Harta Kekayaan, Tenggat 31 Maret