Menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru, PT KAI punya kabar soal tarif LRT Jabodebek. Mereka resmi memberlakukan tarif akhir pekan di sejumlah tanggal spesifik selama periode Nataru 2025/2026. Langkah ini, kata mereka, untuk memudahkan perjalanan masyarakat yang ramai mudik atau sekadar berlibur.
Menurut Radhitya Mardika Putra, Manager Public Relation LRT Jabodebek, kejelasan soal tarif ini penting banget. Masyarakat jadi bisa merencanakan anggaran dan waktu perjalanan dengan lebih baik.
“Dengan penyesuaian tarif ini, KAI ingin memberikan kepastian biaya. Harapannya, masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan dengan lebih nyaman,” jelas Radhitya dalam rilis resminya, Sabtu (27/12/2025).
Nah, untuk rinciannya, tarif akhir pekan bakal berlaku pada tanggal 20, 21, 25, 26, 27, dan 28 Desember 2025. Lalu berlanjut di tanggal 1, 3, dan 4 Januari 2026. Di hari-hari tersebut, tarif perjalanan dipatok Rp5.000 dengan tarif maksimal cuma Rp10.000. Lumayan hemat, kan?
Di sisi lain, posko angkutan Nataru sendiri sudah mulai berjalan sejak 18 Desember lalu dan akan beroperasi hingga 4 Januari 2026. Fungsinya sebagai pusat koordinasi, memastikan layanan LRT berjalan aman dan tertib di tengah membludaknya penumpang.
Lalu, bagaimana dengan tanggal-tanggal lain di luar yang disebutkan tadi? Di sana tetap berlaku tarif hari kerja biasa. Ada pembagian jam sibuk dan tidak. Pada puncak kepadatan, yaitu pukul 06.00-09.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB, tarifnya mulai dari Rp5.000 dengan batas maksimal Rp20.000. Sedangkan di luar jam sibuk, tarif maksimalnya kembali ke Rp10.000.
Secara keseluruhan, KAI menjamin layanan LRT Jabodebek akan tetap optimal sepanjang liburan. Sebagai transportasi rel, LRT dihadirkan untuk memberi solusi dan kepastian di tengah kemacetan yang biasanya makin parah saat liburan.
Radhitya juga menyampaikan ajakan.
"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas selama libur Nataru. Tentu dengan tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengikuti aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama," pungkasnya.
Artikel Terkait
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025 Capai 5,39%, Tertinggi di G20
Presiden Prabowo Arahkan Evaluasi Hak Investor Tambang Martabe
CBRE Proyeksikan Pasar Properti Jakarta Tumbuh Solid pada 2026
Ahli Roy Suryo Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Kasus Ijazah Jokowi