Kredit Perumahan Melambat, Tapi Nilai Outstanding Justru Merangkak Naik

- Minggu, 23 November 2025 | 04:35 WIB
Kredit Perumahan Melambat, Tapi Nilai Outstanding Justru Merangkak Naik
Update Kredit Perumahan

Laju penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Oktober 2025 ternyata tak secepat bulan sebelumnya. Data terbaru dari Bank Indonesia (BI) mengonfirmasi perlambatan ini, meski secara nominal, angka outstanding-nya justru sedikit naik.

Per Oktober lalu, pertumbuhan KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tercatat 6,8 persen secara tahunan. Angka ini turun tipis dari bulan September yang masih bertengger di 7,2 persen. Di sisi lain, nilai outstanding-nya justre merangkak naik ke level Rp830,9 triliun, dari sebelumnya Rp827,2 triliun.

Meski melambat, KPR tetap jadi andalan dalam kelompok Kredit Konsumsi. Sektor ini tumbuh 6,9 persen yoy di Oktober, turun dari 7,3 persen di bulan sebelumnya.

Yang menarik, secara keseluruhan, kredit properti justru menunjukkan tren yang lebih kuat. Pertumbuhannya mencapai 5 persen yoy, menguat dari 4,3 persen yoy di bulan sebelumnya. Khusus untuk kredit real estate, pertumbuhannya bahkan mencapai 7,7 persen yoy dengan outstanding Rp393,4 triliun.

Namun begitu, tidak semua sektor bergerak positif. Kredit konstruksi, misalnya, masih terlihat lesu dengan nilai yang stagnan.

Di antara berbagai jenis kredit konsumsi mulai dari kendaraan hingga multiguna KPR masih memegang peran sentral. Kredit ini tetap menjadi pilar utama yang menopang aktivitas konsumsi masyarakat.

Sementara itu, secara keseluruhan, penyaluran kredit perbankan tetap tumbuh stabil. Total kredit per Oktober mencapai Rp8.106,8 triliun, tumbuh 6,9 persen yoy, meski sedikit melambat dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,2 persen yoy.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar