Kecelakaan Beruntun di Sumedang Pagi Buta, Delapan Orang Luka-luka

- Jumat, 27 Februari 2026 | 09:30 WIB
Kecelakaan Beruntun di Sumedang Pagi Buta, Delapan Orang Luka-luka

SUMEDANG - Pagi buta di Jalan Nasional Bandung-Cirebon, Kamis (26/2/2026), diwarnai suara benturan keras. Kecelakaan beruntun di kawasan Pamulihan, Sumedang, melibatkan tiga kendaraan dan membuat delapan orang harus dilarikan dengan luka-luka.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, insiden ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Sebuah truk boks bermuatan buah, plat B 9533 BXU, terlihat ringsek bagian depannya dan terguling persis di tengah badan jalan. Posisinya menghalangi arus lalu lintas yang mulai ramai.

Di sisi jalan, teronggok mobil sedan Z 1679 BF dan truk Fuso H 8022 OD pengangkut benang. Keduanya juga rusak parah. Akibatnya, arus kendaraan langsung tersendat panjang. Kendaraan-kendaraan itu seperti menghadang laju pagi yang baru dimulai.

Saksi mata, Ai Hayati, masih ingat betul mencekamnya suasana pagi itu.

"Pas saya dan Bapak mau salat subuh terdengar suara benturan keras dan ada mobil mundur," ujarnya, Kamis (26/2/2026). "Lalu dengar teriakan orang agar menghindar ternyata ada kecelakaan."

Warga yang mendengar keributan langsung bergegas membantu. Mereka bersama petugas berusaha mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat secepat mungkin. Dari data sementara, delapan orang mengalami luka-luka. Satu korban dengan cedera serius bahkan harus dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah untuk penanganan lebih lanjut.

Di lokasi, petugas Satlantas Polres Sumedang sibuk melakukan olah TKP. Mereka juga terpaksa memberlakukan sistem buka tutup jalan. Hal ini untuk memungkinkan proses evakuasi truk boks yang terguling itu.

KBO Lantas Polres Sumedang, Iptu Agung, membenarkan upaya rekayasa lalu lintas tersebut.

"Kami lakukan rekayasa buka tutup selama proses evakuasi kendaraan yang kecelakaan," jelas Agung. "Selanjutnya kecelakaan ini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang."

Namun begitu, sistem buka tutup itu tak bisa menghindari antrean kendaraan yang mengular di kedua arah. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dan kronologi detail kecelakaan beruntun ini masih dalam penyelidikan mendalam oleh Unit Gakkum.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar