IHSG Melaju di Zona Hijau, NATO dan TRON Jadi Primadona Pagi Ini

- Jumat, 05 Desember 2025 | 09:24 WIB
IHSG Melaju di Zona Hijau, NATO dan TRON Jadi Primadona Pagi Ini

Pasar saham Indonesia memulai hari Jumat (5/12) dengan sentimen positif. IHSG dibuka di zona hijau, menguat 0,23 persen atau sekitar 19,7 poin ke level 8.659,911. Suasana awal perdagangan terlihat cukup optimis.

Di papan pencatatan, mayoritas saham bergerak naik. Tercatat ada 302 emiten yang harganya menguat, sementara yang melemah hanya 86. Sisanya, 251 saham, cenderung stagnan alias datar-datar saja. Volume perdagangan terpantau lumayan aktif, mencapai lebih dari 1,1 miliar saham dengan nilai transaksi mendekati Rp 389 miliar. Kapitalisasi pasarnya sendiri bertengger di angka yang fantastis: Rp 15.929 triliun.

Nah, kalau ngomongin saham papan atas pagi ini, ada beberapa nama yang kinerjanya benar-benar cemerlang. Mereka inilah yang disebut-sebut sebagai top gainers.

PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) melesat tinggi, naik 50 poin atau setara 21,37% ke posisi 284.

Di belakangnya, ada PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) yang juga meroket 19,49% ke level 141.

PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) tak kalah perkasa, menguat hampir 17 persen ke harga 124.

Lalu, PT Soechi Lines Tbk (SOCI) dan PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk (IPOL) menutup daftar lima besar dengan kenaikan masing-masing 16,26% dan 15,11%.

Namun begitu, ceritanya agak berbeda jika kita melihat ke bursa regional. Sebagian besar pasar saham Asia justru terlihat lesu dan berwarna merah di pagi hari ini.

Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, anjlok cukup dalam. Turun 1,47 persen ke level 50.277,3. Rupanya ada tekanan jual yang cukup kuat di sana.

Pasar China juga tak bersemangat. Indeks Shanghai Composite (SSEC) sedikit merosot 0,17 persen.

Sementara itu, Hang Seng Index di Hong Kong dan Straits Times Index di Singapura sama-sama tercatat melemah, meski penurunannya tak terlalu tajam. Jadi, di tengah kemeriahan IHSG, suasana di kawasan Asia justru lebih muram pagi ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler