"Kami akan melakukan tindakan tegas, termasuk penilangan," katanya.
Alasannya jelas: prioritas utama adalah keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat yang merayakan liburan. "Yang diprioritaskan adalah kegiatan kemanusiaan, keselamatan, serta kelancaran," tambahnya.
Di sisi lain, kabar baik datang dari data keselamatan. Operasi Nataru kali ini mencatat tren positif. Angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas disebut turun signifikan, tepatnya 23,23 persen. Penurunan fatalitas ini tentu jadi angin segar.
Ini menjadi modal berharga bagi polisi untuk mempertahankan kinerja di sisa waktu operasi. Mereka sudah bersiap menghadapi puncak arus balik nanti. Strategi pengamanan telah disiapkan merata, mulai dari ruas tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan, hingga pusat-pusat keramaian wisata.
"Strategi pengamanan arus balik sudah disiapkan agar perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar," pungkas Agus. Persiapan demi antisipasi kemacetan panjang dan hal-hal yang tidak diinginkan.
Artikel Terkait
Long Weekend Paskah, 73 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
Manchester City Hancurkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick ke Semifinal Piala FA
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Tiga Lainnya Terluka
FAO Catat Kenaikan Harga Pangan Global Kedua Kalinya Berturut-turut