Gelombang Mutasi TNI: 187 Perwira Tinggi Alih Tugas, Kapuspen Berganti

- Selasa, 23 Desember 2025 | 20:35 WIB
Gelombang Mutasi TNI: 187 Perwira Tinggi Alih Tugas, Kapuspen Berganti

Rotasi Besar-Besaran di Tubuh TNI, 187 Perwira Tinggi Dimutasi

Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto baru saja menggelar perombakan besar dalam struktur kepemimpinan. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 187 Perwira Tinggi (Pati) mengalami rotasi dan mutasi jabatan. Keputusan ini resmi tertuang dalam surat bernomor Kep/1664/XII/2025 yang ditandatangani pada pertengahan Desember lalu.

Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari Angkatan Darat, yakni 109 perwira. Sementara Angkatan Laut menyumbang 36 Pati, dan Angkatan Udara sebanyak 42 orang. Pergeseran ini menyentuh sejumlah posisi kunci di ketiga matra.

Di lingkungan TNI AD, perhatian tertuju pada jabatan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI. Posisi strategis itu kini diambil alih oleh Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. Dia menggantikan Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang telah menjabat sebelumnya.

Perubahan juga terjadi di Pusat Penerangan Angkatan Darat (Puspenerbad). Komandonya beralih dari Mayjen TNI Zainuddin ke Brigjen TNI Mochamad Masrukin. Zainuddin sendiri kemudian mendapat tugas baru sebagai Tenaga Ahli di Lemhannas, bidang Hukum dan HAM.

Tak kalah penting, komando Divisi Infanteri 2 Kostrad kini dipegang oleh Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. Dia menggantikan Mayjen TNI Susilo yang berpindah menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad.

Di sisi lain, Angkatan Laut juga mengalami penataan. Untuk memimpin Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII, Laksma TNI Sumarji Bimoaji ditunjuk. Dia mengambil alih dari Laksda TNI Phundi Rusbandi, yang kemudian ditugaskan sebagai Staf Ahli di tingkat markas besar.

Sementara di udara, ada pergerakan signifikan di tubuh TNI AU. Marsda TNI Mochammad Untung Suropati, S.E., yang sebelumnya bertugas sebagai Asintel Kasau, kini dipercaya memegang kendali sebagai Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II. Posisinya yang lama diisi oleh Marsda TNI Deni Hasoloan Simajuntak, yang kini beralih menjadi Askomlek Kasau.

Menyikapi gelombang mutasi ini, Kapuspen TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah memberikan penjelasan. Baginya, rotasi adalah hal yang wajar dan justru penting.

“Rotasi jabatan ini bukan sekadar proses administratif, melainkan wujud pembinaan karier yang berorientasi pada peningkatan profesionalisme dan kesiapan satuan,” ujar Freddy, Selasa (23/12/2025).

Dia menambahkan, melalui regenerasi kepemimpinan seperti ini, TNI berupaya memastikan setiap lini dipimpin oleh sosok yang tangguh dan responsif. Tujuannya jelas: agar mampu menjawab segala tantangan yang ada di masa sekarang dan mendatang.

Dengan langkah ini, TNI sepertinya ingin menyegarkan dinamika kepemimpinannya. Menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat, begitu kira-kira prinsipnya. Semua demi menjaga kesiapan dan profesionalisme institusi.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar