“Rencananya empat tim tapi tim mana saja yang ikut saya harus konsultasi lagi dengan PT LIB, karena nanti operatornya kan PT LIB. Nah dalam masa-masa ini saya akan ngobrol lagi dengan PT LIB mungkin setelah tahun baru ini selesai karena agenda yang tahun kemarin juga padat sekali,”
jelasnya lagi.
Menurut Vivin, penyelenggaraan turnamen ini akan diprioritaskan di tahun 2026. Tapi tentu butuh pendekatan dan komitmen, terutama dari klub-klub. “Saya sih berharap klub-klub besar (putra) mau untuk mulai mengaktifkan tim putrinya tapi itu kan perlu pendekatan, perlu komitmen, perlu komunikasi, dan yang bisa mengkomunikasikan itu kan PT LIB,” tambahnya.
Untuk jadwal pastinya? Masih belum fix. Vivin menegaskan turnamen akan dihelat di semester kedua 2026. Namun, bulan spesifiknya masih harus disinkronkan dulu dengan kalender liga putra dan jendela FIFA Matchday untuk tim nasional wanita. “2026 (bulannya) belum ada, yang pasti di semester kedua. Tapi bulannya nanti saya tanyakan lagi ke PT LIB karena dia masih cocokkan dengan liga putranya. Jadwalnya kemudian kita juga cocokkan dengan windows FIFA Matchday-nya dan lain-lain,” pungkas Vivin.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga pernah menyebut soal empat tim peserta pramusim ini. Dalam sebuah kesempatan pada Juli 2025 lalu, Erick menyebut keempat tim tersebut akan berasal dari tiga kota: Tangerang, Jakarta, dan Bandung. Jadi, ada gambaran meski detailnya masih menunggu.
Artikel Terkait
Pimpinan Baru OJK Langsung Gelar Rapat Perdana Usai Dilantik di MA
Pemerintah Tetapkan WFH Wajib untuk Instansi, Imbauan untuk Swasta
Pemulihan Pascabencana Sumatera Diperkirakan Tembus Rp130 Triliun
Menkeu Tegaskan Indonesia Belum dalam Kondisi Darurat Energi