Video itu sempat ramai di media sosial: seorang warga mengeluh ban mobilnya dikempeskan petugas di sekitar Monas. Tapi yang jadi sorotan, banyak yang merasa tindakan tegas ini terasa timpang. Soalnya, juru parkir liar di lokasi yang sama seolah tak tersentuh.
Nah, menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akhirnya angkat bicara. Ia justru mendukung penuh langkah tegas Dishub tersebut.
"Untuk juru parkir dan juga peristiwa yang di Monas, saya minta untuk tetap dilanjutkan dan diambil tindakan tegas," tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, Jakarta butuh ketertiban. Karena itu, operasi penertiban sama sekali tak boleh dilakukan dengan setengah hati.
Bahkan, untuk memastikan konsistensi, Pramono mengaku sudah menelepon langsung Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin. Titik rawan seperti area belakang Grand Indonesia yang sudah dibersihkan, harus dijaga. "Harus terus dilanjutkan, tidak setengah hati lagi," imbuhnya.
Artikel Terkait
Ketua DPRD DKI Tinjau Ragunan, Pastikan Akses Mudah dan Usul Harga Tiket Tak Naik
Mobil Taksi Online Tercebur ke Kolam Bundaran HI, Sopir Selamat
Pungutan Rp 25 Ribu di Jalan Penelokan Kintamani Dijelaskan Dinas Pariwisata Bangli
Anies Silaturahmi Lebaran ke Cikeas, Temui SBY dan AHY