Andi Gani Nena Wea Kembali Pimpin ATUC, Soroti Isu Union Busting dan Perdamaian ASEAN

- Rabu, 11 Februari 2026 | 00:15 WIB
Andi Gani Nena Wea Kembali Pimpin ATUC, Soroti Isu Union Busting dan Perdamaian ASEAN

Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI, kembali dapat mandat untuk memimpin gerakan buruh se-Asia Tenggara. Ia terpilih lagi sebagai Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) untuk periode 2026-2028. Ini bukan kali pertama, tentu saja, dan menunjukkan kepercayaan yang terus mengalir dari kawan-kawan serikat pekerja di kawasan ini.

Pasca-pemilihan, Andi Gani langsung menegaskan fokusnya. Komitmennya jelas: memperkuat kolaborasi antar-serikat pekerja di seluruh ASEAN. Menurutnya, ATUC harus jadi wadah strategis yang terus bertransformasi. Tujuannya? Memperjuangkan dialog sosial dan keadilan industri, tentu saja, tapi juga perdamaian kawasan lewat kerja sama lintas negara yang solid. Itu visi besarnya.

Nah, bicara soal tantangan, ada satu isu yang menurutnya masih krusial: union busting. Praktik pemberangusan serikat pekerja ini masih kerap terjadi.

"Yang paling penting adalah union busting, pemberangusan terhadap serikat pekerja yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang nakal, tetapi banyak juga yang baik," ujar Andi Gani.

Ia mengakui, tak semua perusahaan berlaku buruk. Banyak yang baik dan menghormati hak pekerja. Namun, aksi-aksi dari segelintir oknum itu tetap menjadi sorotan utama yang perlu ditangani.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar