Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI, kembali dapat mandat untuk memimpin gerakan buruh se-Asia Tenggara. Ia terpilih lagi sebagai Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) untuk periode 2026-2028. Ini bukan kali pertama, tentu saja, dan menunjukkan kepercayaan yang terus mengalir dari kawan-kawan serikat pekerja di kawasan ini.
Pasca-pemilihan, Andi Gani langsung menegaskan fokusnya. Komitmennya jelas: memperkuat kolaborasi antar-serikat pekerja di seluruh ASEAN. Menurutnya, ATUC harus jadi wadah strategis yang terus bertransformasi. Tujuannya? Memperjuangkan dialog sosial dan keadilan industri, tentu saja, tapi juga perdamaian kawasan lewat kerja sama lintas negara yang solid. Itu visi besarnya.
Nah, bicara soal tantangan, ada satu isu yang menurutnya masih krusial: union busting. Praktik pemberangusan serikat pekerja ini masih kerap terjadi.
"Yang paling penting adalah union busting, pemberangusan terhadap serikat pekerja yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang nakal, tetapi banyak juga yang baik," ujar Andi Gani.
Ia mengakui, tak semua perusahaan berlaku buruk. Banyak yang baik dan menghormati hak pekerja. Namun, aksi-aksi dari segelintir oknum itu tetap menjadi sorotan utama yang perlu ditangani.
Artikel Terkait
Aliansi Merah Putih Desak Pemerintah Lindungi PPPK dari Ancaman Pemutusan Kontrak
Tuchel Panggil Ben White, Tinggalkan Trent Alexander-Arnold untuk Skuad Inggris
Cemburu Pacar, Pria 80 Tahun Dibunuh dan Dibuang ke Sungai Citanduy
Harga RAM DDR4 Melonjak Hampir 9 Kali Lipat, Produsen Beralih Fokus ke Memori AI