Kim Jong Un benar-benar meledak. Saat inspeksi mendadak di sebuah kompleks pabrik, pemimpin Korea Utara itu tak bisa menahan amarahnya. Hasilnya? Seorang pejabat tinggi langsung dicopot di tempat, jabatannya melayang begitu saja.
Kemarahannya dipicu oleh kondisi pabrik mesin industri yang dinilainya stagnan, tak menunjukkan kemajuan berarti. Menurut laporan media pemerintah setempat, KCNA, Kim menilai para pejabat yang bertanggung jawab justru bersikap kasar dan abai terhadap tugas.
"Karena para pejabat pengarah ekonomi yang tidak bertanggung jawab, kasar, dan tidak kompeten, proyek modernisasi tahap pertama Kompleks Mesin Ryongsong mengalami kesulitan," ujar Kim.
Dia menyebut para pejabat itu sudah terlalu lama berkubang dalam sikap pesimis dan pasif. Tanpa basa-basi, Wakil Perdana Menteri Kabinet, Yang Sung Ho, langsung dipecat saat itu juga.
Bagi Kim, Yang Sung Ho sama sekali tak layak diberi kepercayaan. Kritiknya bahkan terdengar begitu sinis dan gamblang.
Artikel Terkait
Gunungan Sampah 137 Ton Mencemari Perairan Muara Baru, DLH DKI Sebut Ulah Oknum Swasta
Kawah Candradimuka Dimulai: 258 Perwira Pilihan Resmi Masuk Sespimti dan Sespimmen
DPR Bidik Juni 2026 untuk Finalisasi Draf RUU Pemilu
Bupati Pati di KPK: Saya Dikorbankan, Tak Paham Kasus Ini