“Menunda keberangkatan jauh lebih bijak daripada mempertaruhkan keselamatan,” ucapnya. Dia menegaskan, jangan sekali-kali memaksakan berlayar kalau kondisi dinilai tidak aman.
Untuk memastikan semua berjalan mulus, Dudy pun menginstruksikan jajarannya bertindak.
“Saya menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk meningkatkan pengawasan, memperketat pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check, serta memastikan tidak ada kapal yang berlayar tanpa memenuhi standar keselamatan baik dari sisi teknis, muatan, penumpang, maupun kendaraan,” kata Dudy.
Intinya, di tengah hingar-bingar liburan dan ancaman cuaca, satu hal yang harus tetap dijaga: keselamatan di laut adalah harga mati.
Artikel Terkait
Pertamina NRE Resmi Masuk ke Pasar Filipina, Akuisisi 20% Saham Raksasa Surya CREC
Tujuh Orang Diduga Keroyok Karyawan Toko Usai Insiden Tabrakan di Ampera Raya
Jakarta Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Puncak Penasihat Bisnis APEC 2026
Dzikry Lazuardi Tinggalkan Persija, Jawab Panggilan Herdman ke Timnas