Rabu kemarin, kabar baik datang dari Negeri Sakura. Jepang berhasil membukukan surplus perdagangan yang cukup signifikan, tepatnya 322,3 miliar yen atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 35 triliun. Angka untuk November 2025 ini jelas jadi sinyal positif.
Yang menarik, ini bukan cuma soal angka surplus semata. Pencapaian ini, seperti dilaporkan Xinhua, semakin mengeraskan keyakinan banyak pengamat. Mereka yakin Bank Sentral Jepang (BOJ) bakal angkat bicara dengan menaikkan suku bunga akhir pekan ini.
Memang, kinerja ekspor mereka lagi bagus-bagusnya. Sudah tiga bulan beruntun, nilai ekspor Jepang terus merangkak naik. Untuk November saja, angkanya melonjak 6,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Di sisi lain, pertumbuhan impor ternyata lebih pelan dari yang diduga, cuma 1,3 persen. Ini tentu bantu memperlebar selisihnya.
Namun begitu, jalan menuju titik ini enggak mulus. Kita masih ingat, ekonomi Jepang sempat terpuruk di kuartal ketiga. Ekspor waktu itu melemah, salah satunya gara-gara ancaman tarif dari AS yang bikin semua orang waswas.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Reda, 23 Ribu Kendaraan Padati Tol Trans Jawa
Arus Balik Lebaran 2026 Belum Surut, Volume Kendaraan ke Jakarta Tembus 23 Ribu
CEO Nvidia Klaim Era Kecerdasan Buatan Umum (AGI) Telah Dimulai
Target Juni 2026, Pembangunan Tahap II Sekolah Rakyat Masih Tersisa 105 Sekolah