Bencana banjir dan longsor yang menerjang Aceh memang sudah mulai surut. Tapi, dampaknya masih terasa, terutama di jalan-jalan yang jadi urat nadi penghubung antar wilayah. Laporan terbaru dari BNPB menyebutkan, beberapa jalur darat utama masih terputus total. Meski begitu, ada juga titik-titik yang perlahan mulai bisa dilalui.
Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, memberikan penjelasan rinci soal kondisi terkini. Menurutnya, upaya perbaikan terus digenjot di lapangan.
"Status jembatan tersebut masih dalam perbaikan namun sudah fungsional," kata Abdul, Minggu (14/12/2025).
Ia mencontohkan Jalan Nasional Pidie Aceh-Bireuen. Pada 7 Desember lalu, jalan itu masih dalam tahap penanganan darurat. Namun, perkembangan signifikan terjadi enam hari kemudian. Aksesnya akhirnya tersambung kembali berkat dibukanya jembatan Krueng Meurendu.
Di sisi lain, situasi di rute lain belum semuanya mulus. Ambil contoh Jalan Nasional Pidie-Aceh Tengah yang lewat Geumpang-Pameu. Rute itu masih terputus sama sekali. Memang, via Gumpang-Pamue sudah bisa ditembus mobil jenis R4, tapi hanya sampai Kecamatan Rusip Antara. Perjalanan menuju Takengon masih mustahil.
Artikel Terkait
Banjir Landa Tujuh Kecamatan di Bekasi, Air Merangkap Hingga Atap Rumah
Menteri AS Bantah Keras Isu Intervensi untuk Dongkrak Yen
BMKG Buka Fakta: Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Biang Kerok Banjir
Waspada Ombak 4 Meter, Bibit Siklon Tropis 98S Ancam Perairan Indonesia