Waspada Ombak 4 Meter, Bibit Siklon Tropis 98S Ancam Perairan Indonesia

- Kamis, 29 Januari 2026 | 13:15 WIB
Waspada Ombak 4 Meter, Bibit Siklon Tropis 98S Ancam Perairan Indonesia

BMKG kembali mengeluarkan peringatan. Kali ini, soal potensi gelombang tinggi yang perlu diwaspadai di sejumlah perairan Indonesia. Periode waspada ditetapkan mulai hari ini, 29 Januari, hingga 1 Februari 2026 mendatang.

Pemicunya adalah bibit siklon tropis 98S yang terpantau di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Jawa Barat. Keberadaan sistem tekanan rendah ini memengaruhi pola angin di wilayah kita. Di Indonesia bagian utara, angin umumnya bergerak dari utara hingga timur laut dengan kecepatan 6 hingga 20 knot. Sementara itu, di bagian selatan, angin justru bertiup dari arah barat hingga barat laut, dan kecepatannya lebih kencang, bisa mencapai 8 sampai 30 knot. Titik terkuatnya ada di Samudra Hindia selatan Jawa Barat.

Kondisi angin seperti ini, tentu saja, berdampak langsung pada ketinggian gelombang laut.

Menurut perkiraan BMKG, gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah lokasi. Wilayahnya cukup luas, mencakup Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian timur, hingga perairan di sekitar Flores, Banda, Seram, dan bagian utara Laut Arafuru. Juga di Selat Makassar bagian selatan dan tengah, Laut Sulawesi timur, Laut Maluku, serta perairan Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua.

Namun begitu, ancaman yang lebih serius datang dari gelombang yang diprediksi bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter. Ini bukan ombak main-main.

“Potensi gelombang setinggi itu terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Mentawai, Bengkulu, dan Lampung,” tulis BMKG dalam rilis peringatan dininya yang dikeluarkan Kamis (29/1/2026).


Halaman:

Komentar