257 Bandara Siap Layani Arus Mudik Akhir Tahun

- Senin, 15 Desember 2025 | 02:30 WIB
257 Bandara Siap Layani Arus Mudik Akhir Tahun

Menyongsong puncak arus mudik akhir tahun, Kementerian Perhubungan mengklaim ratusan bandara di Tanah Air sudah siap. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 257 bandara dipastikan telah melalui inspeksi ketat untuk memastikan kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, pada Minggu (14/12/2025).

"Kami telah melaksanakan inspeksi kesiapan operasional dalam rangka penyelenggaraan angkutan Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026 di 257 bandara," tegas Lukman.

Menurutnya, pemeriksaan itu mencakup banyak hal. Fokusnya ada pada dua sisi utama: udara dan darat. Di sisi udara, tim inspektur mengecek kondisi runway, taxiway, hingga apron. Tidak ketinggalan, alat bantu visual, sistem kelistrikan, dan fasilitas darurat juga diperiksa secara saksama, termasuk sistem drainase yang kerap luput dari perhatian.

Sedangkan untuk sisi darat, terminal penumpang menjadi titik pemeriksaan utama.

"Selain itu kesiapan inspektur juga menjadi unsur penting pelaksanaan inspeksi," tambah dia.

Nah, soal hasil inspeksi ini nantinya akan dikumpulkan. Data evaluasi dari para Inspektur Bandar Udara itu akan direkap dan diserahkan kepada Direktur Bandara masing-masing. Tujuannya jelas: agar semua temuan bisa segera ditindaklanjuti.

Lukman menekankan, langkah tindak lanjut ini krusial.

"Hasil dari inspeksi para inspektur ini harus ditindaklanjuti oleh unit penyelenggara bandar udara terkait, sehingga pada saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru semua berjalan dengan lancar, aman dan selamat," pungkasnya.

Dengan persiapan yang digelar sejak dini ini, pemerintah berharap perjalanan mudik masyarakat nanti bisa benar-benar mulus dari ujung ke ujung.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar