Sementara itu, persoalan BBM paling terasa di Aceh Tamiang. Di sana, Pertamina berusaha menguatkan suplai dengan memaksimalkan jalur yang masih bisa dilalui. Yang menarik, dua SPBU di wilayah itu terpaksa beroperasi dengan genset. Listrik memang belum pulih sepenuhnya.
Tak cuma itu, ada juga skema canting yang diterapkan. Mungkin terdengar tradisional, tapi ini bekerja. BBM disalurkan dari drum dengan metode sedot manual. Ini jadi solusi sementara yang lumayan efektif di tengah keterbatasan sarana.
Di sisi lain, Pertamina juga mengimbau masyarakat. Harapannya, pembelian BBM dilakukan dengan bijak. Cukup beli sesuai kebutuhan dan usahakan tidak serempak agar antrean bisa diminimalisir. Semua langkah ini, meski terlihat sederhana, adalah bagian dari upaya besar untuk kembali bangkit.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Harga Tembaga dan Emas Melonjak, Pemerintah Tetapkan Patokan Ekspor Baru
Antrean Ribuan Pelamar, Sektor Informal Melonjak: Apindo Soroti Bom Waktu Ketenagakerjaan
Lefundes Pasang Target Tiga Poin di Kandang Demi Kejar Persib
Andry Asmoro Desak Pemerintah Segera Rombak Kebijakan untuk Dongkrak Industri Manufaktur