Jembatan Vital Aceh-Medan Segera Dibuka, Pekerjaan Tahap Akhir Dikebut

- Rabu, 10 Desember 2025 | 20:50 WIB
Jembatan Vital Aceh-Medan Segera Dibuka, Pekerjaan Tahap Akhir Dikebut

Kabarnya, jembatan akses vital yang menghubungkan Aceh dan Medan di Meureudu, Pidie Jaya, akhirnya tersambung. Masyarakat setempat pun tak perlu menunggu lama lagi. Dalam waktu dekat, jembatan itu sudah bisa dilintasi.

Upaya percepatan ini jelas jadi prioritas. Pemerintah ingin memulihkan konektivitas antarwilayah secepat mungkin, pasca bencana yang sempat memutus jalur lalu lintas.

Dari video terbaru yang beredar, suasana lokasi terlihat sibuk. Beberapa alat berat masih bekerja, menyelesaikan tahap akhir pengerjaan jembatan. Tumpukan material dan urugan tanah pilihan tampak sudah dipasang. Semua itu untuk memastikan struktur sambungan jembatan benar-benar kuat sebelum dibuka untuk kendaraan.

Seorang petugas PUPR Bina Marga Aceh yang terlihat di video menjelaskan,

"Ini penyiapan badan jalan, ini posisinya kita udah urugan pilihan. Itu ada loader, ini ada vibro, ada excavator, ada grader," ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Targetnya ambisius: selesai hari ini juga. Dengan mengerahkan semua personel dan alat berat, diharapkan mobilitas warga Pidie Jaya bisa segera normal kembali begitu akses jembatan berfungsi penuh.

Petugas itu melanjutkan penjelasannya dengan penuh keyakinan.

"Insyaallah kita mungkin hari ini. Kita pasang pasti. Last day Insyaallah kita pasang. Di sini kita hamparkan pasti 20 cm sampai oprit jembatan, 20 cm last day, setelah itu last A 15 cm," katanya.

Lalu dengan nada optimis, dia menambahkan,

"Semoga besok sudah bisa kita lalui."

Ini semua bagian dari upaya besar pemerintah memulihkan infrastruktur vital di Sumatera. Banjir bandang dan longsor akhir November 2025 lalu memang cukup parah, menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Presiden Prabowo Subianto sendiri sudah memastikan, perbaikan jalan dan jembatan yang rusak akan segera dilakukan. Bahkan, anggaran khusus sudah disiapkan tidak hanya untuk perbaikan, tapi juga untuk memperkuat infrastruktur dasar dan fasilitas desa ke depannya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar