Nah, ini yang menarik. Kenapa justru pakai mesin 125 cc, sementara sebelumnya ada Liberty 150 cc dan Vespa LX juga pakai 150 cc?
Ayu punya penjelasannya. "Ini kan sama seperti brand kita yang lain. Vespa gitu, bisa Vespa LX, Vespa Primavera, seperti ini, dan lain-lain. Kalo di Piaggio tuh ada Liberty, ada Medley, kita ada punya Beverly, dan ada MP3. Ini (Liberty S) adik paling kecilnya," katanya.
Jadi, intinya adalah memberikan pilihan. Piaggio ingin menjangkau segmen pengendara yang memang lebih nyaman dengan kapasitas mesin kecil untuk aktivitas harian.
"Tapi kan memang ada orang-orang yang suka 125 cc. Jadi kita selalu memberikan pilihan sih, supaya teman-teman bisa memilih yang sesuai dengan mereka butuhkan," tutur Ayu.
Untuk saat ini, Liberty S memang satu-satunya model 125 cc di jajaran Piaggio Indonesia. Tapi Ayu menampik anggapan bahwa kehadirannya untuk 'mengalihkan' konsumen LX125. Menurutnya, ini murni soal memperkaya pilihan saja.
"Mereka (konsumen) itu memiliki preferensi masing-masing, jadi nggak ada tuh mengalihkan. Tapi kita hanya memberikan pilihan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Jaksa Penuntut Kasus Sabu 2 Ton Minta Maaf ke DPR Usai Dapat Hukuman Disiplin
Penerimaan Pajak Tumbuh 30,4%, Dongkrak Belanja Negara Awal 2026
IRGC Ancam Blokade Total Selat Hormuz, Harga Minyak Bisa Tembus USD 200 per Barel
Bank BJB Dorong Ekonomi Regional Lewat Event Lari 4 Kota di Jawa