Bandara Sam Ratulangi Siaga Hadapi Puncak Arus Mudik Nataru

- Minggu, 07 Desember 2025 | 04:18 WIB
Bandara Sam Ratulangi Siaga Hadapi Puncak Arus Mudik Nataru

Bandara Sam Ratulangi Manado Siap Sambut Gelombang Nataru 2025/2026

Menyongsong puncak arus mudik akhir tahun, Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado sudah mulai bersiap. Momen Natal dan Tahun Baru atau yang akrab disebut Nataru pada 25 Desember 2025 dan 1 Januari 2026 mendatang, dipastikan bakal ramai. Persiapan pun digelar sejak jauh hari.

Radityo Ari Purwoko, General Manager PT Angkasa Pura I di bandara tersebut, mengaku pihaknya tak mau lengah. Mereka telah menggelar sejumlah koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lain. Tujuannya satu: mematangkan segala rencana.

“Kami memastikan seluruh fasilitas dan personel siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat selama periode Nataru,” tegas Radityo.

“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci kelancaran operasional bandara.”

Dia menegaskan, berbagai perbaikan dan pengecekan telah dilakukan. Semua itu demi satu hal: kenyamanan penumpang. Dengan layanan yang prima, aktivitas mudik Nataru diharapkan bisa berjalan lebih lancar dan tertib. Kenyamanan, kata dia, adalah prioritas utama.

Lalu, seberapa ramainya? Sepanjang tahun 2025, aktivitas penumpang di bandara ini diproyeksikan mencapai angka 1,9 juta. Angka yang cukup besar.

“Ditambah momen Nataru ini, tentu banyak masyarakat akan merayakannya,” ujar Radityo.

“Itu semua diprediksi ikut mendongkrak lonjakan jumlah penumpang nantinya.”

Mengenai puncak kepulangan atau arus balik, diperkirakan terjadi dua kali. Yang pertama pada 30 Desember 2025, tepat sebelum tahun baru berganti. Puncak kedua menyusul pada 4 Januari 2026, usai liburan berakhir.

Menyikapi hal itu, kesiapan harus benar-benar maksimal.

“Untuk itu, kami melakukan persiapan sejak awal,” pungkas Radityo. “Agar kenyamanan di Bandara Sam Ratulangi Manado benar-benar terjaga.”

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar