TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit dan Ribuan Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

- Minggu, 07 Desember 2025 | 01:30 WIB
TNI Kerahkan 30 Ribu Prajurit dan Ribuan Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Operasi kemanusiaan TNI di wilayah terdampak bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar semakin digenjot. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapuspen TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, dalam sebuah jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu lalu.

Menurut Freddy, saat ini ada 30.864 prajurit yang diterjunkan. Mereka didukung oleh 70 unit alutsista untuk urusan mobilisasi.

“Jumlah pesawat angkut 18 pesawat, helikopter 36 helikopter, Kapal TNI yang dilibatkan ada 16 kapal, 14 KRI dan 2 ADRI,”

jelasnya.

Distribusi bantuan pun tak main-main. Lewat udara dari Halim saja sudah 271,39 ton, belum lagi airdrop 26,22 ton. Jalur laut bahkan lebih masif, menyumbang 968 ton bantuan. Kalau dijumlah, total logistik yang sudah sampai ke lokasi bencana mencapai 1.265,61 ton. Angka yang cukup besar, dan proses pengirimannya terus dipacu.

Di sisi lain, pemulihan infrastruktur juga berjalan. Akses jalan yang putus jadi perhatian serius. Solusi cepatnya? Membangun jembatan Bailey. Saat ini, ada 18 jembatan dalam berbagai tahap pengerjaan.

Rinciannya, enam unit di Aceh sedang dibangun, dua lagi di Kabupaten Bireuen, dan empat lainnya masih proses. Untuk Sumatera Barat, ada delapan titik pembangunan. Sementara di Sumatera Utara, tercatat empat titik.

Tak cuma soal logistik dan jalan. Hal-hal mendasar seperti makan dan air bersih juga dijamin. TNI mengoperasikan 21 dapur umum dan lapangan yang tersebar di tiga provinsi itu. Untuk air minum, sembilan unit mobil Reverse Osmosis (RO) dikerahkan, terutama di pengungsian dan daerah yang sumber airnya terbatas.

Freddy juga menyoroti upaya di Aceh Tamiang. Sejak Kamis lalu, personel Kodim setempat dikerahkan untuk membersihkan akses menuju rumah sakit yang sempat terendam banjir.

“Alhamdulillah, upaya perbaikan layanan publik terus dilaksanakan oleh prajurit-prajurit kita di lapangan,”

ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Freddy menegaskan komitmen negara. Bencana ini, katanya, adalah duka bersama.

“Ujian musibah ini bukan hanya duka dari saudara-saudara kita yang terdampak, tetapi ini adalah duka kita bersama. Saya pastikan negara hadir, TNI hadir, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,”

tegas Freddy.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar