Operasi kemanusiaan TNI di wilayah terdampak bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar semakin digenjot. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapuspen TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah, dalam sebuah jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu lalu.
Menurut Freddy, saat ini ada 30.864 prajurit yang diterjunkan. Mereka didukung oleh 70 unit alutsista untuk urusan mobilisasi.
“Jumlah pesawat angkut 18 pesawat, helikopter 36 helikopter, Kapal TNI yang dilibatkan ada 16 kapal, 14 KRI dan 2 ADRI,”
jelasnya.
Distribusi bantuan pun tak main-main. Lewat udara dari Halim saja sudah 271,39 ton, belum lagi airdrop 26,22 ton. Jalur laut bahkan lebih masif, menyumbang 968 ton bantuan. Kalau dijumlah, total logistik yang sudah sampai ke lokasi bencana mencapai 1.265,61 ton. Angka yang cukup besar, dan proses pengirimannya terus dipacu.
Di sisi lain, pemulihan infrastruktur juga berjalan. Akses jalan yang putus jadi perhatian serius. Solusi cepatnya? Membangun jembatan Bailey. Saat ini, ada 18 jembatan dalam berbagai tahap pengerjaan.
Rinciannya, enam unit di Aceh sedang dibangun, dua lagi di Kabupaten Bireuen, dan empat lainnya masih proses. Untuk Sumatera Barat, ada delapan titik pembangunan. Sementara di Sumatera Utara, tercatat empat titik.
Artikel Terkait
Tren Film Indonesia Terinspirasi Kisah Nyata, Sorot Cinta hingga Pengkhianatan
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Tutup Usia di Jakarta
Arus Balik Lebaran di Tol Cipali Masih Lancar, Puncak Diprediksi Minggu
Mendagri Zulkifli Hasan Pantau Harga Cabai Rawit Merah Capai Rp100 Ribu per Kg