Ekonomi Rusia Merangkak Naik, Target 2025 di Tengah Badai Inflasi

- Jumat, 05 Desember 2025 | 12:30 WIB
Ekonomi Rusia Merangkak Naik, Target 2025 di Tengah Badai Inflasi

Perekonomian Rusia tampaknya masih bergerak, meski pelan. Di tengah berbagai tekanan, pemerintah mereka justru memproyeksikan pertumbuhan yang cukup optimis untuk tahun depan. Angkanya? Antara 0,5 hingga 1,0 persen.

Kalau melihat data terbaru, proyeksi itu punya dasarnya. Pada Oktober lalu, misalnya, ekonomi Negeri Beruang Merah itu tercatat tumbuh 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan dari Kementerian Pembangunan Ekonomi juga menyebutkan, dalam sepuluh bulan pertama 2025, akumulasi pertumbuhannya sudah mencapai 1,0 persen.

Presiden Vladimir Putin sendiri yang mengonfirmasi target tersebut. Dalam sebuah forum investasi, ia menyampaikan keyakinannya.

"Tingkat pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai antara 0,5 persen dan 1 persen pada 2025," ujarnya.

Namun begitu, gambaran lengkapnya tentu tak semulus itu. Ada beberapa titik yang perlu diperhatikan. Ambil contoh angka pengangguran, yang memang stabil di level rendah 2,2 persen sejak September. Tapi di sisi lain, investasi modal justru menunjukkan tren yang kurang menggembirakan. Setelah sempat naik 1,5 persen di kuartal kedua, investasi malah merosot 3,1 persen pada kuartal ketiga.

Lalu ada soal inflasi, yang selalu jadi momok. Per 1 Desember, tingkat inflasi tahunan Rusia tercatat mencapai 6,61 persen. Kenaikan harga komoditas, yang sudah naik 5,27 persen sepanjang tahun ini, jelas jadi salah satu penyumbang utamanya.

Jadi, meski target pertumbuhan diumumkan, jalan menuju ke sana masih dipenuhi tantangan. Stabilitas lapangan kerja adalah modal, tapi tekanan dari investasi yang lesu dan inflasi yang menggerogoti daya beli, tetap menjadi pekerjaan rumah yang berat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar