CHIANG MAI – Kabar kurang baik datang dari kamp Timnas Indonesia U-22. Marselino Ferdinan, salah satu bintang andalan, ternyata tak akan membela Garuda Muda di SEA Games 2025 nanti. Klubnya, AS Trencin, tak melepas sang pemain karena alasan cedera.
Lantas, siapa penggantinya? Indra Sjafri, sang pelatih, memanggil Rifqi Ray dari Persik Kediri. Keputusan ini langsung menimbulkan tanda tanya. Banyak suporter yang bertanya-tanya, kenapa justru Rifqi Ray yang dipanggil, bukan Arkhan Fikri yang sudah lebih sering membela timnas di berbagai level?
Rupanya, ada alasan jelas di balik itu. Arkhan Fikri sendiri sedang berjuang melawan cedera. Jadi, pilihan jatuh ke Rifqi bukan karena kualitas Arkhan menurun, tapi lebih karena kondisi fisik sang pemain yang tak memungkinkan.
Menariknya, nasib kedua pemain ini sempat sama-sama tidak pasti. Baik Arkhan maupun Rifqi awalnya masuk dalam daftar 30 pemain, tapi kemudian harus dicoret untuk memenuhi kuota final 23 pemain SEA Games. Bedanya, Arkhan dicoret karena cedera, sementara Rifqi kalah bersaing dengan rekan-rekannya berdasarkan penilaian selama TC dan performa di Liga Super.
Indra Sjafri menjelaskan proses pengambilan keputusan ini.
"Keputusan ini diambil setelah evaluasi matang berdasarkan data-data yang ada selama pemusatan latihan bulan Oktober dan November serta pengamatan pemain saat bermain di Super League," ujarnya, seperti dikutip dari rilis resmi PSSI akhir November lalu.
Artikel Terkait
Bank Mandiri Luncurkan Fitur DHE Tracker untuk Permudah Pengelolaan Dana Ekspor SDA
Kadin Siapkan Kajian MBGnomics untuk Ukur Dampak Ekonomi Program Makanan Gratis
BRI Gelar Buka Puasa Bersama Pemred, Bahas Kolaborasi dan Dukung Jurnalisme Berkualitas
Pengadilan Perdagangan AS Tegaskan Importir Berhak Pengembalian Tarif Resiprokal Era Trump