"Hasil rapat tadi kita akan tambah yang beroperasi 24 jam. Kurang lebih 60 SBPU yang kita operasikan 24 jam. Kita akan tambah lagi, kita lihat kalau memang bisa 90 SPBU beroperasi 24 jam,"
Kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, atau yang akrab disapa Ega.
Menurut Ega, kondisi pasokan untuk wilayah Medan sebenarnya sudah mulai membaik. Dua kapal pengangkut BBM berhasil sandar dan memenuhi stok di Terminal BBM Medan. "Untuk mengurangi antrean, kami akan tambah SPBU yang beroperasi 24 jam jadi kurang lebih 60 SPBU," jelasnya.
Pemerintah juga memberi dukungan kebijakan. Pertamina Patra Niaga diberi kelonggaran untuk memindahkan alokasi BBM antar kabupaten atau kota dalam satu provinsi. Kebijakan ini penting, mengingat banyak kendaraan kini beralih ke jalur alternatif setelah jalan utama rusak. Otomatis, konsumsi BBM pun bergeser ke ruas jalan yang masih bisa dilintasi.
Dengan kombinasi operasi nonstop dan fleksibilitas alokasi ini, harapannya jelas: distribusi bahan bakar bisa kembali lancar. Masyarakat di daerah terdampak pun tak perlu lagi antre panjang untuk sekadar mengisi tangki kendaraan mereka.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Instruksikan Satpol PP dan Polisi Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas
Korlantas Siapkan 10 Ruas Tol Baru untuk Antisipasi Kemacetan Mudik 2026
Polri Serahkan Rp58,18 Miliar Hasil Eksekusi Aset Judi Online ke Kas Negara
Kemenhub Buka Pendaftaran Gratis Angkutan Motor Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2026