JAKARTA – Kabar baik datang dari dunia penerbangan nasional. Kementerian Perhubungan, lewat Ditjen Perhubungan Udara, memastikan seluruh armada Airbus A320 yang terbang di Indonesia sudah rampung menjalani perbaikan perangkat lunak. Perbaikan ini bukan tanpa sebab, melainkan menindaklanjuti arahan darurat dari Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA).
Intinya, EASA mengeluarkan perintah kelaikudaraan darurat terkait software komputer ELAC alias Aileron Elevator. Software itu harus dipastikan 'layak pakai' sebelum pesawat mengudara lagi. Nah, arahan ini langsung ditanggapi serius oleh otoritas kita.
Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa, pihaknya sudah bergerak cepat. "Kami telah melakukan pemeriksaan dan downgrade software ELAC B 104 pada pesawat Airbus 320," ujarnya.
Lebih lanjut Lukman menjelaskan, Ditjen Hubud sudah terbitkan perintah kelaikudaraan sendiri. Tujuannya jelas: menjaga keselamatan penerbangan, khususnya untuk A320. "Kami memastikan pesawat telah memiliki komputer kendali ELAC yang 'layak beroperasi' sebelum melaksanakan penerbangan berikutnya," tegasnya dalam keterangan resmi, Rabu (3/12/2025).
Artikel Terkait
Pelni Proyeksikan Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Tipis Jadi 641.025 Orang
Pemerintah Tanggapi Penurunan Outlook Fitch dengan Sorot Fundamental Ekonomi yang Kuat
Gubernur California Newsom Sebut Israel Negara Apartheid dan Pertanyakan Bantuan Militer AS
Dinkes Tangsel Perketat Pengawasan Takjil Jelang Buka Puasa