Veloz Hybrid EV Menyusuri Nusantara, Buktikan Teknologi Lokal di Medan Terjal Indonesia

- Selasa, 02 Desember 2025 | 21:54 WIB
Veloz Hybrid EV Menyusuri Nusantara, Buktikan Teknologi Lokal di Medan Terjal Indonesia

Dari lengkingan sirene di Sirkuit Mandalika, Lombok, sebuah New Veloz Hybrid EV meluncur Senin lalu. Momen itu menandai dimulainya ekspedisi panjang "Veloz Hybrid EV Lintas Nusa" yang digelar PT Toyota-Astra Motor. Perjalanan estafet ini bakal dikemudikan oleh sebelas awak media nasional, menembus pulau demi pulau menuju barat Indonesia.

Ini jelas bukan sekadar road trip biasa. Bagi Toyota, ini adalah ajang pembuktian nyata. Mereka ingin menunjukkan ketangguhan teknologi hybrid terbarunya di hadapan kondisi jalan Indonesia yang terkenal keras mulai dari jalur pantai, belitan perkotaan, hingga tanjakan curam pegunungan. Semangatnya sejalan dengan kampanye 'Toyota Ada Untuk Indonesia', yang ingin menghadirkan solusi mobilitas yang benar-benar relevan dari Sabang sampai Merauke.

Sebagai informasi, New Veloz Hybrid EV ini baru saja diperkenalkan ke publik global di GAIKINDO Jakarta Auto Week bulan November lalu. Yang menarik, mobil ini adalah produk rakitan lokal. Kehadirannya menandai ambisi Toyota untuk membawa elektrifikasi ke segmen yang lebih masif, khususnya MPV keluarga. Teknologi hybrid generasi terbarunya dijanjikan lebih halus, responsif, dan tentu saja, irit untuk kebutuhan harian atau touring sekalipun. Untuk model V Grade, harganya dipatok Rp 299 juta, setidaknya untuk pemesanan hingga akhir 2025.

Bayangkan saja, perjalanan yang direncanakan lebih dari 50 hari ini hanya mengandalkan satu unit mobil. Di balik itu, Toyota ingin menegaskan kembali DNA produk mereka: Quality, Durability & Reliability (QDR). Reputasi yang sudah dibangun Veloz selama 14 tahun sebagai pilihan keluarga Indonesia pun dipertaruhkan di sini.

Rutenya sendiri cukup menggiurkan. Setelah start dari Lombok, rombongan akan menjelajahi Bali, lalu menyebrang ke Banyuwangi. Perjalanan berlanjut ke Bromo, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta sebelum akhirnya menyeberang ke Sumatera. Di sana, Palembang, Jambi, Bukittinggi, dan Danau Toba menjadi tujuan berikutnya. Tak cuma berkendara, mereka juga akan mengeksplorasi wisata alam dan kuliner khas, sekaligus bertemu dengan para pahlawan lokal yang aktif di komunitasnya.

Di sisi lain, peran komunitas pengguna Toyota juga disoroti dalam ekspedisi ini. Jaringan seperti Toyota Owners Club (TOC) dan Velozity dianggap sebagai penghubung vital antara pabrikan dan pelanggan, sekaligus sumber masukan berharga untuk pengembangan produk ke depan.

Tak lupa, tim juga akan mampir ke sejumlah dealer resmi. Dengan 363 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, jaringan layanan inilah yang menjadi tulang punggung bisnis Toyota, baik dari sisi penjualan maupun purna jual.

Sebenarnya, jelajah lintas Nusantara bukan hal baru bagi Toyota. Jejaknya bisa ditarik jauh ke tahun 1995, saat mereka menggelar Kijang Lintas Nusa sejauh 6.000 km dari Aceh ke Larantuka. Lalu ada Avanzanation Journey di 2014 yang merayakan satu dekade Avanza dengan menempuh 35.000 km ke lebih dari 45 kota.

Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide, punya harapan besar untuk perjalanan kali ini.

"Kami ingin New Veloz Hybrid EV menjadi lokomotif adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Sebagai produk lokal, kehadirannya juga berkontribusi pada manufaktur, supply chain, dan ekosistem mobilitas nasional," ujarnya.

Jadi, ini lebih dari sekadar uji ketahanan. Ini adalah sebuah pernyataan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar