jelasnya lagi.
Di sisi lain, gambaran kerusakan dan korban jiwa sungguh memilukan. Data terbaru dari BNPB, yang diunggah Selasa siang kemarin, memperlihatkan skala bencana yang sangat luas. Korban meninggal tercatat 631 orang. Yang masih hilang mencapai 472 orang. Angka ini bisa saja berubah.
Lalu, ada 2,6 ribu lebih warga yang terluka. Dampaknya masif sekitar 3,3 juta jiwa terdampak, dengan 1 juta di antaranya terpaksa mengungsi. Mereka tersebar di 50 kabupaten dan kota. Kerusakan infrastruktur pun parah. Ribuan rumah hancur, mulai dari rusak berat, sedang, hingga ringan. Tak kurang dari 322 fasilitas pendidikan dan 277 jembatan juga mengalami kerusakan.
Situasinya benar-benar darurat. Santunan dari pemerintah itu, meski tak akan mengembalikan nyawa atau rumah yang hilang, diharapkan bisa menjadi penopang pertama bagi korban dan keluarganya untuk mulai bangkit.
Artikel Terkait
Lebih dari 14 Ribu Jamaah Umrah Indonesia Dipulangkan Imbas Ketegangan di Timur Tengah
APBN Defisit Rp135,7 Triliun, Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen
Menkeu Siapkan Penghematan Anggaran Hadapi Ancaman Defisit Akibat Harga Minyak
Menteri Keuangan Siapkan Skenario Antisipasi Defisit Jika Harga Minyak Capai USD92