Di sisi lain, langkah SoftBank justru semakin agresif. Mereka sedang menggandakan taruhannya di sektor AI. Rencananya macam-macam, mulai dari membangun pusat data raksasa bernama Stargate bersama Hon Hai, mengakuisisi perancang chip Ampere Computing, hingga seperti disinggung Son menyuntikkan lebih banyak dana ke OpenAI sebelum tahun ini berakhir.
Son sendiri tampaknya sedikit gerah dengan anggapan bahwa investasi besar-besaran di AI adalah sebuah gelembung yang akan pecah. Ia punya pandangan yang sangat berbeda.
“Orang-orang yang membicarakan gelembung investasi AI itu sebenarnya tidak cukup pintar,” cetusnya dengan nada tegas.
Menurut hitung-hitungannya, jika industri kecerdasan buatan kelak bisa menyumbang 10 persen dari PDB global, nilai itu akan jauh melampaui semua triliunan dolar yang dihabiskan sekarang. “Lalu, di mana letak gelembungnya?” tanya Son, seolah menantang para peragu.
Artikel Terkait
Istri Gubernur Kaltim Jadi Sorotan Usai Pakai Jam Tangan Rp278 Juta
Imsak di Bekasi Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Puasa 5 Maret 2026
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Menjelang Lebaran
ASDP Proyeksikan Lonjakan 9,4% Penumpang Mudik Lebaran 2026, Siapkan Strategi Distribusi