Ketegangan di Timur Tengah kian memuncak. Menanggapi situasi ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengambil langkah tegas dengan mengerahkan kekuatan angkatan lautnya. Kapal induk Charles de Gaulle, beserta armadanya, diperintahkan untuk segera berlayar menuju perairan Mediterania.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Menurut sejumlah saksi, situasi di lapangan memang terasa sangat mencekam dan sulit diprediksi. Itulah mengapa Macron merasa perlu untuk bertindak cepat.
Dalam sebuah pidato yang disiarkan Rabu (4/3), Macron dengan jelas menyatakan posisinya.
Artikel Terkait
Semen Padang dan PSIM Yogyakarta Bermain Imbang Tanpa Gol di Padang
Alwi Farhan Tumbangkan Unggulan, Sinyal Era Terbuka di Tunggal Putra All England
Trump Keluhkan Hubungan AS-Inggris yang Tak Lagi Seperti Dulu, Pengamat Sebut Akibat Perebutan Kepentingan di Timur Tengah
Pelatih Persijap Yakin Persiapan Optimal Jadi Modal Hadapi Derby Jateng Lawan Persis