Imsak Yogyarta Pukul 04.18 WIB, Ini Anjuran Rasulullah Soal Keberkahan Sahur

- Kamis, 05 Maret 2026 | 02:25 WIB
Imsak Yogyarta Pukul 04.18 WIB, Ini Anjuran Rasulullah Soal Keberkahan Sahur

Kamis, 5 Maret 2026, menandai hari ke-15 Ramadhan. Bagi warga muslim di Yogyakarta dan sekelilingnya, waktu imsak hari itu jatuh pada pukul 04.18 WIB. Sepuluh menit kemudian, tepat pukul 04.28 WIB, adzan Subuh akan berkumandang. Jadwal ini tentu jadi acuan penting untuk mengatur sahur dan ibadah di bulan penuh berkah.

Membicarakan sahur, Rasulullah SAW benar-benar menekankan keutamaannya. Beliau pernah bersabda bahwa inilah pembeda antara puasa kita dengan puasa ahli kitab. Makanya, jangan sampai dilewatkan. Sekalipun cuma sesuap nasi atau segelas air, sahur tetaplah sunnah yang penuh keberkahan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda:

“Bersahurlah kalian karena dalam sahur ada keberkahan.”

Poinnya jelas: Allah menjanjikan berkah bagi siapa saja yang menyempatkan diri makan sahur. Kadang kita beralasan, “Ah, perut lagi enggak enak” atau “Nanti kembung kalau sahur.” Kalau sudah begitu, ya berkah itu pun ikut terlewat. Padahal, Rasulullah menganjurkannya dengan sangat.

Di sisi lain, waktu sahur sendiri adalah momen yang mulia. Saat kebanyakan orang terlelap, orang-orang beriman justru bangun. Mereka bermunajat, memohon ampunan, dan menyiapkan diri untuk ibadah di siang hari. Sungguh, inilah waktu yang dijanjikan penuh dengan kebaikan.

Nah, terkait puasa Ramadhan, ada hal mendasar yang perlu diingat: niat. Menurut mazhab Asy-Syafi'iyah, niat adalah rukun puasa. Sementara ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali memposisikannya sebagai syarat. Perbedaan ini penting, tapi yang utama, niat itu tempatnya di hati.

Melafalkan dengan lisan itu baik, tapi yang paling menentukan adalah ketetapan hati. Bisa saja seseorang melafalkan niat dengan lancar, tapi hatinya kosong. Sebaliknya, yang hanya membatin dengan sungguh-sungguh, niatnya sudah sah.

Berikut lafaz niat puasa Ramadhan yang biasa dibaca:

“Nawaitu shouma ghodin ‘an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta’aala.”

Artinya, “Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”

Jadi, itulah sekelumit panduan untuk hari ke-15 Ramadhan 1447 H di Jogja. Mulai dari jadwal imsak, urgensi sahur, hingga bacaan niat. Semoga ibadah puasa kita lancar dan diterima.

Wallahu A’lam.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar