Suasana malam di Yerusalem tiba-tiba pecah. Ledakan-ledakan menggema, diikuti bunyi sirene peringatan yang meraung-raung. Tidak hanya di ibukota, alarm serangan juga terdengar memekakkan di Tel Aviv, wilayah Israel tengah, hingga ke Haifa dan sejumlah kota di utara.
Menurut sejumlah saksi, suasana langsung berubah jadi chaos. Militer Israel dengan cepat merespons.
"IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,"
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka, yang dikutip oleh AFP pada Kamis sore itu. Pernyataan serupa diulang hingga empat kali sepanjang siang, menunjukkan situasi yang terus berkembang.
Tak lama setelah serangan pertama, sirene kembali berbunyi di Israel tengah. Kali ini, ancamannya datang dari arah lain. Militer menyebut ada peluncuran dari Lebanon yang berhasil mereka hadang. Pertahanan udara mereka tampaknya bekerja keras malam itu.
Serangan ini bukanlah yang pertama. Ini terjadi di hari kelima perang Timur Tengah yang memanas. Semuanya berawal dari Sabtu lalu, dengan serangan gabungan AS dan Israel ke Iran yang memicu segala-galanya.
Dan kini, Lebanon pun terseret. Kelompok Hizbullah, yang punya hubungan erat dengan Teheran, ikut melancarkan serangan balasan. Aksi mereka disebut-sebut sebagai balas dendam atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Kematiannya bagai memantik api, memicu serangan udara Israel yang tak henti-hentinya ke Lebanon.
Korban jiwa beruntung bisa ditekan. Layanan darurat Magen David Adom (MDA) melaporkan dua orang dievakuasi ke rumah sakit dengan luka-luka ringan. Salah satunya pria sekitar 30 tahun yang terkena pecahan peluru. Satu korban lagi menderita luka akibat ledakan.
Malam itu, langit di atas Israel lebih banyak dihiasi oleh kilatan sistem pertahanan daripada bintang-bintang.
Artikel Terkait
Pertamina Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman di Tengah Gejolak Global
Bareskrim Bongkar Jaringan The Doctor dan Aliran Dana Narkoba hingga ke Malaysia
Stanislav Petrov, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yang Selamatkan Dunia dari Perang Nuklir 1983
Pameran CICPE di Hainan Catat 65% Produk Internasional, Dukung Ekspansi Pelabuhan Bebas Dagang