Suasana malam di Yerusalem tiba-tiba pecah. Ledakan-ledakan menggema, diikuti bunyi sirene peringatan yang meraung-raung. Tidak hanya di ibukota, alarm serangan juga terdengar memekakkan di Tel Aviv, wilayah Israel tengah, hingga ke Haifa dan sejumlah kota di utara.
Menurut sejumlah saksi, suasana langsung berubah jadi chaos. Militer Israel dengan cepat merespons.
"IDF mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran menuju wilayah Negara Israel. Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut,"
Begitu bunyi pernyataan resmi mereka, yang dikutip oleh AFP pada Kamis sore itu. Pernyataan serupa diulang hingga empat kali sepanjang siang, menunjukkan situasi yang terus berkembang.
Tak lama setelah serangan pertama, sirene kembali berbunyi di Israel tengah. Kali ini, ancamannya datang dari arah lain. Militer menyebut ada peluncuran dari Lebanon yang berhasil mereka hadang. Pertahanan udara mereka tampaknya bekerja keras malam itu.
Artikel Terkait
Trump Keluhkan Hubungan AS-Inggris yang Tak Lagi Seperti Dulu, Pengamat Sebut Akibat Perebutan Kepentingan di Timur Tengah
Pelatih Persijap Yakin Persiapan Optimal Jadi Modal Hadapi Derby Jateng Lawan Persis
KPK Tetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka, Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
KPK Ungkap Modus Tender Dimenangkan Perusahaan Keluarga Bupati Pekalongan