Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Kecil Hati Diejek, Presiden pun Sering Dihina

- Minggu, 07 Juni 2026 | 11:55 WIB
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Jangan Kecil Hati Diejek, Presiden pun Sering Dihina

Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan motivasi kepada para siswa Sekolah Rakyat agar tetap bersemangat dan tidak berkecil hati meskipun kerap menerima hinaan. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara secara terbuka menyinggung pengalaman pribadinya yang hingga kini masih kerap menjadi sasaran ejekan dari berbagai pihak.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meninjau Sekolah Rakyat tingkat Menengah Pertama di Tabanan, Bali, pada Minggu, 7 Juni 2026. Sebelum memberikan wejangan khusus, ia terlebih dahulu mengingatkan para siswa untuk giat belajar dan berbakti kepada orang tua serta guru.

“Siswa dan siswi belajar yang baik, belajar yang keras, belajar yang disiplin. Patuh sama guru ya, selalu cintai orang tuamu. Orang tuamu bekerja keras untuk kamu. Apapun pekerjaannya adalah sangat mulia. Kamu harus nanti angkat orang tuamu. Kamu harapan orang tuamu,” ujar Prabowo dalam sambutannya di hadapan para pelajar.

Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan tidak merendahkan orang lain. Menurutnya, sikap saling menghormati merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan hidup.

“Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua, selalu rukun sama kawan, selalu baik sama orang lain. Sopan santun. Jangan sekali-sekali menjelek-jelekkan orang. Jangan benci orang lain. Hidup dengan baik, rukun, itu kunci dari keberhasilan,” katanya.

Dalam momen yang sama, Prabowo menanggapi cerita salah seorang siswa bernama Gede Bagus yang mengaku kerap mendapatkan ejekan. Ia pun memberikan semangat kepada siswa tersebut untuk tetap teguh menghadapi segala bentuk hinaan.

“Terima kasih tadi siapa, Bagus ya? Gede Bagus, kamu dulu diejek, nggak apa-apa. Ya, nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek, nggak apa-apa,” kata Prabowo.

Ia melanjutkan, “Yang penting hatimu teguh, ya. Hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan.”

Presiden berharap para siswa di seluruh Indonesia tidak larut dalam kesedihan akibat ejekan yang diterima. Ia mengingatkan agar setiap individu tetap semangat dan pantang menyerah dalam menggapai cita-cita.

“Dihina sopan, ya jangan kecil hati. Terima kasih, kau nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira di tengah kesulitan mencari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang, kita percaya itu,” imbuhnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar