Jakarta kembali menyambut Persija dengan gegap gempita. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang ramai menjadi saksi kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta, Jumat malam lalu. Bagi pelatih Mauricio Souza, pulang kampung terasa sangat spesial.
Soalnya, selama ini Persija terpaksa jadi musafir. Mereka belum bisa menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) yang masih dalam masa perawatan. Tapi malam itu, SUGBK membuktikan bahwa dukungan penuh suporter bisa jadi senjata ampuh.
"Kami tentu senang untuk terus main di Jakarta karena suporter menjadi pembeda dalam pertandingan kami," ujar Souza, Minggu (30/11/2025).
Pelatih asal Brasil itu tak menyembunyikan antusiasmenya. Menurutnya, energi puluhan ribu penonton mampu mendongkrak performa anak asuhnya di lapangan.
Artikel Terkait
Netanyahu Minta Grasi demi Kepentingan Negara di Tengah Badai Korupsi
Pemerintah Siapkan KUR Rp10 Triliun Khusus Pelaku Ekonomi Kreatif
Kadin Gagas Strategi Baru Ciptakan Lapangan Kerja di Rapimnas 2025
Kopi dan Pinus di Jayagiri: Kisah Harmoni yang Tumbuh di Bawah Rindang