Bagi para pemuda lulusan SMA dan MA yang punya cita-cita besar mengabdi pada negara, inilah kesempatan yang ditunggu-tunggu. TNI baru saja membuka pendaftaran untuk Calon Taruna Akademi TNI angkatan 2026. Jadi, persiapanmu harus dimulai dari sekarang.
Pendaftaran dibuka mulai 3 Maret hingga 10 April 2026. Waktu yang cukup panjang sekitar lima minggu itu sebaiknya dimanfaatkan betul-betul. Bukan cuma buat nyiapin dokumen, tapi juga buat latihan fisik dan mental. Soalnya, persaingan pasti ketat. Kalau lengah dan telat validasi, ya habislah sudah. Kesempatan emas ini bisa lewat begitu saja.
Mereka yang akhirnya lolos akan menjalani pendidikan selama tiga tahun penuh. Awalnya, ada pendidikan integratif selama empat bulan. Setelah itu, lanjut ke pendidikan kematraan dan kecabangan selama dua tahun delapan bulan. Proses panjang ini dirancang untuk menempa karakter, mencetak pemimpin militer yang tak hanya tangguh di lapangan, tapi juga punya integritas tinggi.
Nah, buat yang serius mau daftar, proses validasi fisik bisa dilakukan di lokasi terdekat. Cari saja Ajendam, Ajenrem, Kodaeral, Lanal, atau Lanud di wilayahmu. Informasi detail soal syarat dan tata cara pendaftaran bisa dicek di situs resmi rekrutmen TNI. Intinya, jangan sampai salah langkah.
Persyaratan yang Harus Dipenuhi
- Harus Warga Negara Indonesia, pria, dan bukan anggota TNI/Polri/PNS.
- Memiliki keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, baik yang beragama maupun penghayat kepercayaan.
- Bersikap setia pada Pancasila dan UUD 1945, tentunya.
- Kondisi fisik dan mental sehat, bebas narkoba, dan tidak memakai kacamata.
- Usia maksimal 22 tahun saat Dikma dimulai pada 1 Agustus 2026.
- Tinggi badan minimal 163 cm untuk pria, dengan berat badan yang proporsional.
- Tidak ada tato atau bekas tato, juga tidak ada tindik kecuali karena alasan agama atau adat.
- Catatan bersih dari kepolisian, alias tidak punya masalah dengan hukum.
- Akte kelahiran dan Kartu Keluarga tidak boleh tunggal.
- Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan.
- Nilai ijazah harus murni, tanpa remedial. Bagi lulusan luar negeri, perlu ada pengesahan dari Kemendikbud atau dinas pendidikan setempat.
- Ijazah dari SMA/MA jurusan IPA atau Kurikulum Merdeka.
- Kalau belum punya KTP, bisa pakai Kartu Identitas Anak atau surat keterangan.
- Khusus calon dari Papua, harus punya domisili minimal satu tahun di sana.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama.
- Membawa surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari rumah sakit.
- Siap ditugaskan di mana saja di seluruh Indonesia.
- Punya kartu BPJS yang aktif dan dibawa saat tes.
- Dan yang terakhir, harus patuh pada semua peraturan serta siap menanggung risiko akibat kelalaian sendiri.
Gimana Cara Daftarnya?
- Pertama, daftar online lewat situs rekrutmen-tni.mil.id.
- Lalu, daftar ulang secara fisik ke tempat yang ditentukan, bawa formulir pendaftaran yang sudah dicetak.
- Siapkan dokumen asli: surat pendaftaran, akte lahir, KTP, KK, SKCK, ijazah SD sampai SMA, hasil UN, transkrip nilai, plus pas foto 4x6 background merah hitam putih dan berwarna masing-masing 20 lembar.
- Jangan lupa bawa semua blangko yang didownload saat pendaftaran online.
- Surat sehat, surat bebas narkoba dari rumah sakit, dan kartu BPJS wajib dibawa.
Artikel Terkait
Perang dengan Iran Rugikan Ekonomi Israel Rp50 Triliun per Pekan
Donny Fattah, Bassis Legendaris God Bless, Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kapolri Pimpin Gerakan Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Hadapi Krisis Global
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Polri untuk Dukung Ketahanan Pangan