Suasana kelas di SMPN 1 Samarinda pagi itu benar-benar berbeda. Tidak ada wajah-wajah mengantuk atau kebosanan yang sering terlihat saat pelajaran berlangsung. Yang ada justru riuh rendah interaksi antara guru dan murid, semuanya berpusat pada sebuah layar besar interaktif yang menghidupkan proses belajar.
Menurut unggahan Instagram resmi sekolah yang di-posting Selasa lalu, transformasi ini tak lepas dari kehadiran Interactive Flat Panel (IFP) atau papan pintar dari program Presiden Prabowo Subianto. Alat ini menjadi jantung dari digitalisasi pendidikan yang sedang digalakkan.
Bayangkan saja, Pak guru memulai pelajaran tidak dengan menanyakan kabar secara konvensional. Melalui aplikasi di papan pintar, setiap siswa bisa memilih emoticon yang mewakili perasaan mereka. Senang, antusias, atau bahkan sedih semua tercermin langsung di layar besar. Cara yang sederhana tapi powerful untuk membangun ikatan emosional di awal sesi.
Yang bikin semakin seru, materi pembelajaran disajikan lewat permainan interaktif.
"Masuk ke inti pembelajaran, siswa diuji cepat tangkapnya melalui Family 100 di Wordwall. Seluruh pertanyaan dan jawaban muncul secara real-time di IFP, membuat kompetisi jadi lebih seru dan transparan," tulis akun @smpn1samarinda mendeskripsikan aktivitas di kelas.
Mereka menambahkan, "Sebagai penutup, kami melakukan asesmen akhir menggunakan ZEP Quiz yang kembali ditampilkan secara interaktif di layar besar sehingga semua siswa bisa memantau progresnya."
Di sisi lain, pendekatan ini ternyata bukan sekadar mengganti papan tulis konvensional dengan versi digital. Menurut penjelasan sekolah, melalui IFP siswa tidak hanya dilatih berpikir kritis, tapi juga diajak memadukan gerak fisik dan interaksi sosial. Konsep-konsep abstrak tentang perubahan sosial bukan lagi sekadar teori, melainkan sesuatu yang mereka alami langsung.
"Pembelajaran jadi aktif, menyenangkan, dan benar-benar memaksimalkan keterlibatan penuh," tegas mereka.
Video yang beredar itu pun ditutup dengan momen mengharukan. Para siswa dengan semangat mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo untuk smartboard yang telah mengubah cara belajar mereka. "Terima kasih Pak Prabowo," seru mereka kompak.
Respon warganet luar biasa. Dalam waktu singkat, video tersebut ditonton lebih dari 19 ribu kali dan mendapat hampir 700 likes. Banyak yang terinspirasi dengan metode pembelajaran yang diterapkan.
"Inspiratif banget," tulis @sagitarasyar mewakili rasa kagum banyak netizen.
Sementara akun @chachangustiwara memberikan dukungan, "Semangat terus belajarnya anak-anak hebat. Sukses selalu."
Memang, suasana kelas yang biasanya statis kini berubah menjadi ruang dinamis penuh eksplorasi. Dan yang paling penting, senyum dan antusiasme siswa berbicara lebih keras dari kata-kata.
Artikel Terkait
Gamis dan Abaya Dominasi Kiriman Barang Jamaah Haji, Fasilitas Bea Cukai Belanja Maksimal
Kemenhub Godok Aturan Integrasi Tarif dan Tiket Transportasi Multimoda
Dubes Iran Bantah Klaim Trump Soal Pembukaan Selat Hormuz
Ketua Ombudsman RI Ditahan Usai Ditahan Terkait Suap Rp1,5 Miliar dari Perusahaan Tambang