Seorang remaja perempuan berinisial EMM (15) dilaporkan menghilang dari rumahnya di wilayah Tambora pada Sabtu (22/11) lalu. Keluarganya pun dibuat cemas.
Menurut sang ibu, KI, EMM awalnya hanya pamit hendak membeli kado untuk Hari Guru. Namun, hari sudah sore dan anaknya tak kunjung pulang. Keluarga pun berusaha menghubunginya lewat telepon, tapi tak ada jawaban.
Kekhawatiran itu memuncak. Akhirnya, pada Senin (24/11), mereka memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Tambora.
Ipda Priyo Purnomo dari Panit Reskrim Polsek Tambora membenarkan laporan tersebut.
"Upaya keluarga untuk menghubungi korban melalui telepon seluler tidak mendapatkan jawaban, sehingga muncul kekhawatiran akan keselamatan sang anak kemudian baru membuat laporan pada Senin, 24 November 2025,"
Mendapat laporan itu, Kanit Reskrim AKP Sudrajat Djumantara langsung memerintahkan timnya untuk bergerak. Mereka segera melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, dan menelusuri titik terakhir EMM terlihat. Jejak digital pun tak luput dari pantauan.
Petunjuk penting akhirnya datang dari seorang teman EMM. Dari sana, tim mendapat informasi bahwa korban kemungkinan berada di Rangkasbitung, Lebak, Banten.
"Berdasarkan keterangan seorang yang merupakan teman korban, tim memperoleh petunjuk kuat bahwa korban berada di wilayah Rangkasbitung, Lebak, Banten,"
Tim pun langsung meluncur ke lokasi. Mereka tiba di Rangkasbitung sekitar pukul lima sore. Pencarian segera dilakukan di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat EMM berkumpul, termasuk area tongkrongan dan sekitar Stasiun Rangkasbitung.
Upaya mereka tak sia-sia. Bahkan, dalam waktu kurang dari satu hari, EMM berhasil ditemukan. Lokasinya di sekitar Pos RW Jalan Bhakti Manunggal, Lebak, Banten, masih pada hari Senin itu juga.
Ia ditemukan dalam keadaan selamat, bersama tiga teman laki-laki dan dua teman perempuan.
"Yang bersangkutan kami temukan bersama 3 teman laki-laki dan 2 teman perempuan, selanjutnya tim berkoordinasi dengan keluarga anak untuk dipulangkan ke keluarganya karena masih di bawah umur dan bersekolah,"
Setelah diperiksa, terungkap bahwa EMM berkenalan dengan mereka lewat media sosial. Kemudian, diajak untuk bertemu langsung di daerah Lebak, Banten.
Kini, EMM yang masih di bawah umur dan bersekolah itu telah dipulangkan ke keluarganya. Sebuah akhir yang beruntung dari pencarian yang membuat hati keluarga berdebar.
Artikel Terkait
PNM Kumpulkan 17 Ton Pakaian Layak Pakai untuk Disalurkan ke Panti Asuhan dan Lansia
KPK Periksa Puluhan Petinggi Forwarder di Sejumlah Pelabuhan untuk Ungkap Suap Impor Bea Cukai
Presiden Prabowo Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Slogan, Melainkan Pedoman Hidup Berbangsa
Menkeu Peringatkan Pengusaha Besar yang Manipulasi Pajak dengan Memecah Usaha Demi Nikmati Tarif UMKM