Di sisi lain, masyarakat desa juga akan dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Joao menegaskan, tidak ada badan usaha seperti PT atau CV yang boleh ikut menyuplai material. Semua bahan bangunan harus dibeli dari toko material yang ada di desa setempat.
Targetnya, pembangunan ini bisa mencapai 50 persen pada akhir tahun 2025.
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono memang telah menyampaikan bahwa Agrinas Pangan Nusantara bersama TNI akan membantu pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Untuk setiap Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, Agrinas Pangan Nusantara menganggarkan biaya pembangunan sekitar Rp 1,6 miliar.
Artikel Terkait
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang
Doktif Tegas Tolak Ajakan Damai Richard Lee: Ora Sudi!