Di sisi lain, masyarakat desa juga akan dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Joao menegaskan, tidak ada badan usaha seperti PT atau CV yang boleh ikut menyuplai material. Semua bahan bangunan harus dibeli dari toko material yang ada di desa setempat.
Targetnya, pembangunan ini bisa mencapai 50 persen pada akhir tahun 2025.
Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono memang telah menyampaikan bahwa Agrinas Pangan Nusantara bersama TNI akan membantu pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
Untuk setiap Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, Agrinas Pangan Nusantara menganggarkan biaya pembangunan sekitar Rp 1,6 miliar.
Artikel Terkait
Billy Mambrasar Mundur dari Beasiswa LPDP, Beri Kesempatan ke Anak Bangsa Lain
Pelatih Persija: Fokus pada Konsistensi, Bukan Pergerakan Rival
Pelajar di Kutai Kartanegara Tikam Teman Sekelas Diduga Akibat Bullying
Imsak Jakarta Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Disusul Subuh 04.42