Pengunjung bakal dimanjakan dengan berbagai atraksi visual yang memukau. Mulai dari projection mapping yang diproyeksikan langsung ke pepohonan, permainan laser light, suasana jembatan yang diterangi cahaya, hingga gelombang cahaya yang dinamis. Ada juga rona rana, pohon-pohon berwarna-warni, dancing line, bayangan cahaya, dekorasi jalan, panggung hiburan, dan gerbang masuk bertema khusus. Semua dirancang untuk menjadi magnet bagi para wisatawan dan pencinta seni visual.
Puncak acaranya sendiri berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 November 2025. Pada hari-hari puncak ini, pesta cahaya akan diiringi oleh live performance dari sederetan musisi dan performer ternama. Di antaranya adalah Wina Gacima, Vanny Rizqy, Diskopantera, Namoy Budaya, Dara Fu, Gangstarasta, Irama Pantai Selatan, Gudtings, Pemuda Sinar Mas, dan Monkey Boots. Kehadiran mereka dijamin bakal memperkaya nuansa hiburan malam di Pulau Tidung dan menciptakan tontonan yang semarak untuk semua pengunjung.
Namun begitu, misi festival ini sebenarnya lebih dalam dari sekadar tontonan. Ada misi strategis di balik gemerlap lampunya, yaitu untuk menggerakkan pengembangan Kepulauan Seribu. Perekonomian lokal digerakkan secara langsung lewat keterlibatan UMKM, pengelola homestay, dan pelaku usaha wisata lainnya yang sudah merasakan geliat peningkatan kunjungan.
Festival ini juga dengan sengaja ingin memperkuat citra Kepulauan Seribu. Dari yang selama ini mungkin hanya dikenal dengan pantai dan lautnya, kini juga ingin ditampilkan sebagai destinasi wisata modern dan kreatif. Mereka menawarkan pengalaman visual dan malam hari yang benar-benar berbeda dari suasana biasanya.
Keterlibatan komunitas seni, kreator visual, dan para pelaku industri pariwisata punya peran kunci. Kolaborasi ini diharapkan bisa jadi ruang subur untuk mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di industri kreatif.
Dengan konsep yang dirancang berkelanjutan, Festival Pulau Bersinar punya potensi besar untuk menjadi event signature tahunan Jakarta. Hal ini perlahan-lahan membuat Kepulauan Seribu siap tampil sebagai ikon pariwisata bahari modern. Bukan cuma mengandalkan keindahan alamnya yang mempesona, tapi juga diperkaya dengan kekuatan kreativitas, sentuhan teknologi, dan semangat kolaborasi komunitas yang kuat.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Buka Suara: Akui Status Pernikahan Siri dengan Inara Rusli
Surya Insomnia Bongkar Aksi Tambal Jalan di Tangsel: Gara-Gara Gilang Nih!
Bali Resmi Bekukan Izin Hotel dan Minimarket Baru
Polri Pelajari Cara Inggris Kendalikan Unjuk Rasa