Taman Kota Cawang Diduga Jadi Lokasi Praktik Asusila, Akses Gelap Ditutup

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:45 WIB
Taman Kota Cawang Diduga Jadi Lokasi Praktik Asusila, Akses Gelap Ditutup

Di balik rindangnya pepohonan, Taman Kota Cawang di Jakarta Timur menyimpan cerita lain. Tempat yang seharusnya jadi ruang publik untuk bersantai ini, kini diduga kuat menjadi lokasi praktik asusila. Bukti-bukti yang berserakan di tanah seolah menguatkan dugaan itu.

Menurut sejumlah saksi, aktivitas mencurigakan kerap terjadi di malam hari. Peliputan di lokasi pada Sabtu (28/2/2026) menemukan sejumlah barang yang mengindikasikan hal tersebut. Dekat sebuah pohon besar, misalnya, tergeletak bungkusan kondom berwarna merah.

Tak jauh dari sana, ada lagi. Bungkusan gel pelumas bekas pakai terlihat, lalu berbagai kemasan tisu basah merek Magicmax berserakan. Yang lebih mengkhawatirkan, kondom bekas pakai juga dibuang sembarangan begitu saja ke tanah.

Di sela-sela batang pohon yang patah, dua botol minuman keras masih teronggok. Tutupnya sudah terbuka, isinya masih ada. Temuan terakhir yang cukup mencolok adalah kemasan suplemen atau minuman penambah stamina.

Semua barang itu berserakan, memperkuat kesan bahwa taman ini telah disalahgunakan.

Lalu, bagaimana para pelaku bisa masuk? Rupanya, mereka memanfaatkan celah. Celah sempit antara pagar taman dan dinding di dekat kolong Tol Cawang-Grogol, Jalan DI Panjaitan, menjadi akses gelap mereka. Celah itu adalah titik akhir pagar pembatas yang menyambung ke trotoar.

Kini, akses tersebut sudah ditutup. Upaya untuk mengamankan lokasi memang telah dilakukan. Namun begitu, pertanyaannya tetap ada: apakah ini cukup untuk mengembalikan fungsi taman sebagai ruang publik yang aman dan nyaman?

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar