jelasnya lagi.
Namun begitu, langkah mereka tak berhenti di situ. Ada rencana lain yang lebih tegas. Disdikpora akan mengirim sekitar 100 siswa yang terindikasi nakal untuk menjalani pembinaan di barak militer. Tujuannya, Markas Yonif Para Raider 305/Tengkorak, dan rencananya bakal digelar akhir tahun ini.
"Program ini masuk dalam skema perubahan anggaran tahun 2025 sebagai bagian dari upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang,"
tutur Wawan.
Di barak nanti, para peserta akan ditempa mental dan disiplinnya. Harapannya, mereka jadi lebih kebal terhadap ajakan negatif dan kenakalan remaja lainnya.
"Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif sekaligus pembinaan karakter bagi para siswa, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat,"
tegasnya menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
OKI Kecam Israel: Pengakuan Somaliland Dinilai Langgar Kedaulatan Somalia
Kekejaman di Clay County: Seorang Pria Tewaskan Enam Orang, Termasuk Anak 7 Tahun
Diskon Pajak Bodong di Jakarta Utara, Skema Korupsi Ternyata Berulang
Doktif Tegas Tolak Ajakan Damai Richard Lee: Ora Sudi!