Menteri Haji, Mochammad Irfan Yusuf, masih menunggu. Ia berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) segera mengeluarkan fatwa tentang aturan pelaksanaan dam haji di dalam negeri.
“Kita berharap ada, segera ada fatwa tentang terkait dam yang kemungkinan bisa dilaksanakan di Indonesia,” ujar Gus Irfan, panggilan akrabnya.
Pernyataan ini disampaikan usai rapat bersama Komisi VIII DPR yang membahas persiapan haji 2026, Selasa lalu.
Bagi yang belum familiar, dam itu sendiri adalah semacam sanksi atau denda. Dibayarkan jamaah haji jika melanggar larangan atau meninggalkan kewajiban saat menunaikan ibadah. Secara bahasa, maknanya adalah mengalirkan darah lewat penyembelihan hewan kurban yang dilakukan selama haji.
Artikel Terkait
Klok Buka Suara Soal Sakit Hati Jelang Duel Panas Persib vs Persija
Pasien Super Flu Meninggal di RSHS, Komorbid Diduga Jadi Pemicu Utama
Dari Puing Kebakaran ke Pasar Global: Kisah Dewi Aminah Bangun Iswara Food
MIND ID dan Pertamina Sepakati Kerja Sama Hilirisasi Batu Bara untuk Tekan Impor LPG