Dokumen itu juga menegaskan bahwa perdamaian merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai keberlanjutan dan kemakmuran global. Tanpa perdamaian, semua rencana pembangunan menjadi tidak berarti.
Di sisi lain, G20 mendorong perubahan signifikan dalam keanggotaan Dewan Keamanan PBB. Mereka menyerukan penambahan negara-negara dari kawasan yang selama ini kurang terwakili, termasuk Afrika, Asia Pasifik, Amerika Latin, dan Karibia.
Reformasi Dewan Keamanan PBB dinilai sangat mendesak. Tujuannya jelas: agar lembaga tersebut lebih sesuai dengan realitas dan tuntutan abad ke-21.
Deklarasi menekankan pentingnya membuat Dewan Keamanan PBB menjadi "lebih representatif, inklusif, efisien, efektif, demokratis dan akuntabel."
Transparansi yang lebih besar bagi seluruh anggota PBB juga menjadi poin krusial dalam reformasi yang diusulkan.
Artikel Terkait
Polisi Siap Panggil Dua Saksi Kasus Pandji Pragiwaksono
Pandji dan Batas Humor: Ketika Lelucon Menyentuh Tubuh
Gol Bunuh Diri di Menit Akir Antarkan Vietnam U-23 ke Ambang Perempatfinal
Suzuki S-Presso Berubah Jadi Mini Jimny, Pedagang Bali Pasang Harga Rp 188 Juta