Di sisi lain, pria yang juga menjabat COO Bhayangkara FC ini meminta masyarakat untuk bersabar. Proses pemilihan pelatih, katanya, tidak bisa dilakukan secara terburu-buru karena dampaknya akan langsung terasa pada performa tim dalam jangka panjang.
Ketika ditanya tentang tolok ukur yang digunakan apakah PSSI lebih mementingkan faktor ekonomi atau kemampuan taktis Sumardji bersikap tertutup. Ia hanya menyebut federasi sudah punya standar internal sendiri.
"Kami ingin mendapatkan pelatih yang sesuai dengan karakter pemain-pemain kami dan bisa membawa Timnas berprestasi ke depan," tegasnya.
"Semua sudah ada dalam buku kami. Sudah ada dalam catatan kami. Jadi kalau ditanya soal itu, tunggu saja nanti. PSSI berupaya memberikan yang terbaik," tandas Sumardji menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Survei Internasional: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua di ASEAN
Presiden Prabowo Dijadwalkan Temui Putin di Rusia Besok, Bahas Energi dan Geopolitik
Ekspor Kendaraan Listrik China Tembus Rekor 349.000 Unit di Tengah Gejolak Harga Minyak
Gibran Soroti Kerugian Rp 9.000 Triliun Akibat Manipulasi Faktur Ekspor-Impor