Jakarta – ADA Band kembali hadir dengan karya terbaru. Lewat music video berjudul "Selalu Ada", band legendaris ini menunjukkan bahwa eksistensi mereka masih kuat, bahkan setelah hampir tiga dekade berkarya. Bukan cuma sekadar lagu baru, karya ini lebih terasa seperti sebuah refleksi. Sebuah cermin dari kedewasaan, ketulusan, dan konsistensi yang mereka jaga selama ini.
Tema yang diusung pun dalam. "Selalu Ada" bicara soal kehadiran yang lebih bermakna. Bukan sekadar fisik berada di samping, tapi tentang rasa yang menetap, bertahan, dan sulit untuk digantikan. Hidup ini kan selalu berubah, keadaan bisa memisahkan, tapi ingatan dan arti seseorang seringkali tetap tinggal.
Dari segi musik, ADA Band memilih aransemen yang lebih modern dan intim. Karakter khas mereka melodi hangat dan lirik menyentuh tetap jadi tulang punggung. Namun begitu, ada nuansa kekinian yang terasa, sebuah adaptasi yang wajar untuk musisi yang telah melewati begitu banyak era: dari kaset, CD, transisi digital, hingga dominasi streaming seperti sekarang.
Lagu ini diciptakan oleh Dika Satjadibrata. Konon, inspirasi utamanya datang dari cerita-cerita nyata yang dialami banyak orang. Tentang pertemuan, perpisahan, dan tentang orang-orang yang datang silih berganti dalam hidup kita.
Kisah-kisah itu kemudian dirangkum dalam satu baris lirik yang menjadi benang merah: “semua datang dan pergi, mewarnai cerita kita.”
Menurut ADA Band, kalimat itu terinspirasi dari sebuah caption dan juga pengalaman personal sang vokalis, Naga, saat berpisah dengan band sebelumnya.
"Bagi kami, itu bukan cuma ungkapan biasa. Itu refleksi tentang perjalanan hidup. Perpisahan itu bagian dari proses yang membentuk kita, bikin lebih dewasa, dan akhirnya paham betapa berharganya sebuah kebersamaan," jelas mereka.
Video klipnya sendiri dikemas dengan visual yang emosional tapi sederhana. Konsepnya dekat dengan realitas hubungan jaman now, sehingga penonton gampang terhubung. Lewat adegan yang mengalir, video ini menggambarkan bagaimana momen kebersamaan yang biasa-biasa saja bisa menjelma jadi memori paling berharga. Terkadang, kehadiran yang paling sederhana justru yang paling berarti.
Pada akhirnya, "Selalu Ada" hadir dengan aransemen hangat yang mengingatkan kita: setiap orang yang pernah singgah dalam hidup pasti meninggalkan cerita. Mereka mungkin tidak menetap selamanya, tapi selalu ada makna yang tertinggal. Dan selalu ada alasan untuk terus melangkah ke depan.
Music video "Selalu Ada" sendiri sudah bisa disaksikan sejak 10 April 2026 di kanal YouTube resmi ADA Band. Lagu ini juga tersedia di berbagai platform streaming musik.
(ELG)
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Desak Pemerintah Bawa Kasus Penculikan WNI oleh Israel ke Mahkamah Internasional
Remaja 14 Tahun Dibacok di Kepala saat Tawuran Dua Geng di Cikupa, Polisi Tangkap Pelaku dalam 24 Jam
16 Armada Angkutan Barang Terjaring Razia Gabungan di Ancol, Didominasi Pelanggaran Dokumen dan Muatan Berlebih
Potensi Ekonomi Haji dan Umrah Rp60 Triliun per Tahun Dinilai Belum Maksimal, Pasokan Pangan Jemaah Masih Impor