DAMPAK EKONOMI SIGNIFIKAN
Data yang diungkapkan dalam pertemuan menunjukkan besarnya kontribusi sektor thrifting terhadap perekonomian. Dengan melibatkan sekitar 7,5 juta pekerja, industri ini telah menjadi penopang penting bagi perekonomian masyarakat menengah ke bawah.
Sebagai alternatif kompromi, para pedagang mengusulkan penerapan sistem Larangan Terbatas (Latas). Konsep ini memungkinkan impor produk thrifting dengan kuota tertentu, bukan pelarangan total. "Prinsipnya serupa dengan produk impor lainnya, diberikan batasan kuota namun tidak dimatikan sama sekali," jelas Rifai.
Solusi tengah ini diharapkan dapat memenuhi kepentingan semua pihak - melindungi industri lokal sambil tetap memberikan ruang bernapas bagi pelaku usaha thrifting. "Harapan utama kami ada dua: legalisasi penuh atau minimal pemberian kuota melalui mekanisme larangan terbatas," pungkas Rifai menutup pembicaraan.
Kontributor: Nur Ichsan Yuniarto
Editor: Redaksi IDXChannel
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Dapat Mandat Baru Kelola Dana Cadangan Fiskal
Inara Rusli Berjuang Klarifikasi Status, Lisa BLACKPINK Cetak Sejarah di Golden Globes
Suzuki S-Presso Berubah Wajah, Mirip Jimny dengan Modifikasi Rp 40 Juta
Puting Beliung Hantam Bandara Juanda, Sejumlah Penerbangan Dialihkan