DAMPAK EKONOMI SIGNIFIKAN
Data yang diungkapkan dalam pertemuan menunjukkan besarnya kontribusi sektor thrifting terhadap perekonomian. Dengan melibatkan sekitar 7,5 juta pekerja, industri ini telah menjadi penopang penting bagi perekonomian masyarakat menengah ke bawah.
Sebagai alternatif kompromi, para pedagang mengusulkan penerapan sistem Larangan Terbatas (Latas). Konsep ini memungkinkan impor produk thrifting dengan kuota tertentu, bukan pelarangan total. "Prinsipnya serupa dengan produk impor lainnya, diberikan batasan kuota namun tidak dimatikan sama sekali," jelas Rifai.
Solusi tengah ini diharapkan dapat memenuhi kepentingan semua pihak - melindungi industri lokal sambil tetap memberikan ruang bernapas bagi pelaku usaha thrifting. "Harapan utama kami ada dua: legalisasi penuh atau minimal pemberian kuota melalui mekanisme larangan terbatas," pungkas Rifai menutup pembicaraan.
Kontributor: Nur Ichsan Yuniarto
Editor: Redaksi IDXChannel
Artikel Terkait
Aturan WFH ASN Berlaku, Kantor Imigrasi Tetap Buka Penuh
Survei BI: Keyakinan Konsumen Masih Optimis Meski IKK Maret 2026 Turun Tipis
SpaceX Catat Kerugian Rp85 Triliun di Tengah Persiapan IPO
Pemprov Kalteng Terapkan Sistem Kerja Fleksibel 4 Hari Kantor, 1 Hari WFH bagi ASN